Selain Harga Solar dan Pertalite, Pertamax Juga Sudah Naik Rp 14.850 di Mamuju Tengah

Selain harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, yakni solar dan pertalite, BBM non subsidi Pertamax juga alami kenaikan.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Habluddin Hambali
Tribun Sulbar / Samsul
Suasana pengisian BBM di SPBU Topoyo, Jl. Jenderal Sudirman, Topoyo, Mamuju Tengah, Kamis (1/9/2022).  

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Selain harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, yakni solar dan pertalite, BBM non subsidi Pertamax juga alami kenaikan.

Hal ini disampaikan pengawas SPBU Topoyo, Haeril saat dihubungi, Minggu, (4/9/2022).

"Pemberitahuan yang diterima, BBM yang naik itu Solar, Pertalite dan pertamax," ungkap Haeril.

Menurutnya, pemberitahuan kenaikan ia terima, Sabtu (3/9/2022) pukul 15.30 Wita.

Adapun harga BBM subsidi yang naik, Solar dari harga Rp 5.150 naik jadi Rp 6.800, pertalite sebelumnya harga Rp 7.650 naik menjadi Rp 10.000.

Sementara untuk BBM non subsidi yang naik adalah Pertamax, sebelumnya di harga Rp 12.750 kini menjadi Rp 14.850.

Sedangkan tiga jenis BBM non subsidi yakni, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite telah mengalami penurunan harga per 1 September 2022 lalu. 

Sebelumnya, pemerintah resmi menaikan harga BBM per hari ini, Sabtu (3/9/2022) dan berlaku mulai pukul 14.30 WIB.

Pengumuman kenaikan harga BBM ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.

Jenis BBM yang mengalami kenaikan harga yakni, Pertalite, dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved