Tolak Kenaikan Harga BBM

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Majene, Sesama Massa Aksi Ricuh

Pantauan Tribun-Sulbar.com, massa aksi dari kalangan mahasiswa tersebut saling dorong di pelataran gedung DPRD Majene sekitar pukul 16.50 Wita.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene, Kecamatan Banggae Timur, Majene, Sulbar, Kamis (1/9/2022) sore ricuh. Kericuhan membuat massa aksi berhamburan ke arah jalan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene, Kecamatan Banggae Timur, Majene, Sulbar, sempat ricuh, Kamis (1/9/2022) sore

Pantauan Tribun-Sulbar.com, massa aksi dari kalangan mahasiswa tersebut saling dorong di pelataran gedung DPRD Majene sekitar pukul 16.50 Wita.

"Jangan terpancing dari orang-orang yang ingin memprovokatori kita," ujar salah satu massa aksi lewat pengeras suara.

Massa aksi yang berkumpul di halaman gedung sebagai keluar ke jalan usai kericuhan terjadi.

Kericuhan cepat diredam oleh pihak kepolisian yang mengamankan aksi,

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Majene dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi unjuk rasa di DPRD Majene pukul 14.40 wita.

Mereka datang sejak siang membawa satu unit mobil sebagai panggung orasi.

Mereka menolak wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Tak hanya itu, mereka juga mendesak pemerintah kabupaten memperhatikan bantuan korban gempa masyarakat Malunda, renovasi tempat pelelangan ikan dan pengadaan mobil pemadam kebakaran.

Massa aksi berharap bisa bertemu dengan anggota DPRD Majene untuk membahas tuntutan mereka.

Namum sebelum bertemu dengan wakil rakyat mereka terlibat ricuh dengan sesama massa aksi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved