Bendungan Persawahan di Pagiang Pasangkayu Rusak, Pemda Diminta Turun Tangan

Kerusakan bendungan ini, disebabkan hujan deras yang sering terjadi di wilayah Pasangkayu dan sekitarnya.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Egi Sugianto
Pegawai staf Pemerintah Desa Pagiang saat meninjau bendungan persawahan yang jebol di Desa Pangian Kecamatan Bambalamotu, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Salah satu bendungan persawahan di Kabupaten Pasangkayu, mengalami kerusakan parah.

Bendungan tersebut, letaknya di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Kerusakan bendungan ini, disebabkan hujan deras yang sering terjadi di wilayah Pasangkayu dan sekitarnya.

Dampak dari kerusakan ini, memaksa petani tidak dapat menggunakan air untuk sawah mereka.

Kepala Desa Pangiang, Rizal Hatta, meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) segera membantu mengatasi masalah ini.

"Kami memohon kepada Pemda melalui Dinas terkait (PUPR dan BPBD) untuk mencarikan solusi,” ucapnya, ditemui di kantornya, Rabu (31/8/2022).

Dia berharap, bantuan pemda segera turun demi kelangsungan pekerjaan persawahan masyarakat Desa Pangiang.

Dikatakan akibat kerusakan bendungan ini, maka lahan persawahan sekitar 100 hektar di Pagiang terancam gagal panen.

“Jika ini tidak dibenahi secepat, maka lahan sawah seluas hampir 100 hektar bisa diselamatkan dari gagal panen karena, tersendatnya aliran akibat kerusakan," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved