Pencabulan Pasangkayu

Dinas Pemberdayaan Perempuan Pasangkayu Akan Kawal Korban Pencabulan hingga Pengadilan

Suri Fitriah berjanji akan melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan hingga sampai pengadilan nanti.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Egi Sugianto
Suri Fitriah Kadis P2KBP3A Pasangkayu 

TRIBUN-SULBAR .COM, PASANGKAYU - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pasangkayu, telah melakukan pendampingan terhadap kedua korban persetubuhan di Pasangkayu.

Kadis P32P2KB Pasangkayu, Suri Fitriah, menyebut pihaknya telah memberikan pendampingan trauma healing melalui Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Baca juga: Pelaku Pencabulan di Pasangkayu Terancam Penjara 15 tahun, Pelaku Masih Kerabat Korban

“Sejak awal kasus ini terungkap kami langsung melakukan pendampingan,” ucapnya kepada Tribun-Sulbar melalui via Whatsapp, Selasa (30/8/2022).

Mantan Kadis Kominfopers Pasangkayu Pasangkayu ini, berjanji akan melakukan pendampingan terhadap korban hingga sampai pengadilan nanti.

“Sampai ke pengadilan kita akan kawal kasus ini, kami juga telah bermitra dengan seorang psikolog untuk melakukan trauma healing,” jelasnya.

Sementara terkait upaya meminimalisir terjadinya kasus rudapaksa yang melibatkan anak bawah umur ini, jauh hari sebelumnya pihaknya telah melakukan beberapa upaya pencegahan, diantaranya melalui Konseling Informasi dan Edukasi (KIE), serta memasifkan sosialisasi perlindungan anak dan perempuan  yang melibatkan semua elemen terkait.

“Kejadian seperti ini biasanya terjadi bukan hanya adanya niat jahat dari pelaku, tapi juga karena adanya kesempatan,” jelasnya.

“Makanya kami massif melakukan himbauan kepada generasi muda, terutama kaum perempuan, agar jangan membiarkan diri kita menjadi objek pelecehan, dengan meminimalisir potensi-potensi yang bisa menyebabkan orang berniat jahat kepada diri kita, tambahnya.

Sebelumnya, diberitakan kasus persetubuhan dilakukan tersangka BK (29) terungkap saat Press Release Polres Pasangkayu, Senin (29/8/2022).

Dalam pengungkapan kasus satu ini, diketahui korbannya adalah dua perempuan adik dan Kakak L (16) dan (14) tahun, warga Kecamatan Duripoku jadi korban pelecehan seksual.

Kedua Korban dilaporkan tengah Hamil 8 bulan.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.Com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved