Festival Sandeq Race 2022

Cerita Sirajuddin Peserta Sandeq Race Asal Majene, Siap Taklukkan Ombak hingga IKN

Satu perahu sandeq beranggotakan delapan orang, mereka pun ada yang tidur di tenda dan sebagian di kapal sandeq. 

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Sirajuddin bersama beberapa anggota kapal Angin Pammase asal Kelurahan Rangas, Kabupaten Majene, saat ditemui di pinggir pantai Silopo, Polman, Sulbar, Selasa (30/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Puluhan perahu sandeq atau peserta festival sandeq 2022 tiba di pantai Tanjung Silopo, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (30/8/2022). 

Pantauan TribunSulbar.com puluhan sandeq terparkir di bibir pantai tanjung Silopo

Mereka tiba sejak Senin (29/8/2022) kemarin, dan sudah bermalam selama satu hari. 

Para awak perahu sandeq terlihat mendirikan tenda untuk berteduh, juga tenda itu ditempati tidur saat malam hari. 

Satu perahu sandeq beranggotakan delapan orang, mereka pun ada yang tidur di tenda dan sebagian di kapal sandeq. 

Salah satu peserta sandeq race, yang berasal dari Kelurahan, Rangas, Majene, Sirajuddin mengaku siap mengarungi lautan. 

"Segala perlengkapan sudah kami siapkan, baik itu persiapan mental, fisik, dan bekal untuk di laut," ujar Sirajuddin saat ditemui. 

Ia menjelaskan sudah siap mengarungi lautan hingga ke balikpapan, menaklukkan ombak dan merangkul angin. 

Nama kapal milik Sirajuddin ialah Sandeq Angin Pammase, atau biasa disebut, Angin Penyayang. 

Punggawa Angin Pammase sendiri ialah Husain, sementara Sirajuddin merupakan anggota. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved