Berita Sulbar

Siswa SMK Sulbar Lomba Kompetensi, Akmal Malik Minta Gali Potensi Sambut IKN

Akmal Malik mengawali sambutannya di lomba kompetensi siswa SMK dengan mengkampanyekan Festival Sandeq. 

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik memukul gong penanda resmi membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKM) SMK-XXX dan Pameran Produk Kreatifitas Siswa tingkat Provinsi Sulbar, di LPMP Sulbar, Senin (29/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik mengajak seluruh peserta didik Sekolah Menengah Pertama (SMK) menggali potensi diri sambut ibukota negara baru (ikn). 

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKM) SMK-XXX  dan Pameran Produk  Kreatifitas Siswa tingkat Provinsi Sulbar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Sulbar, di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan, Majene, Sulbar, Senin (29/8/2022). 

Akmal Malik mengawali sambutannya di lomba kompetensi siswa SMK dengan mengkampanyekan Festival Sandeq. 

Itu sebagai bentuk kebanggan Dirjen Otoda ini terhadap perahu tradisional mandar. 

Kata dia, Sandeq, kecil tapi punya nyali yang kuat. Sulbar harus bangga memiliki perahu Sandeq. 

Begitupun pada kompetisi LKM SMK, didalam sebuah lomba dibutuhkan kebersamaan, ketangguhan, kecepatan, kecerdasan. 

"Kompetisi itu bagiamana kita mengoptimalkan keceradasan ketangkasan, keberanian, ketangguhan, kerjasama,  sehingga kita bisa meraih kemenangan," ujar Akmal. 

Tidak lupa, Akmal mengingatkan agar penting untuk berkopetisi secara fair dalam menggali potensi diri. 

Dikatakan Sulbar ini, persoalanya cukup kompleks, sebagai salah satu daerah otonomi pertumbugan PDRB nya amatlah lambat, sebesar 13 triliun. 

"Jika dibandingkan degan daerah pemekaran lain seperi gorontalo, banteng, hingga Papua, kita tertinggal," ungkapnya. 

"Kenapa bisa seperti itu, karena kurangnya, kesamaan visi dan misi daerah, setiba saya disini, saya langsung mencari simbol yang bisa menyatukan setiap daerah," lanjutnya. 

Itulah sandeq, representari orang Sulbar, kayunya berasal dari Pasangkayu, rotanya dari Mamasa, bambunya dari Mamuju. 

"Sementara pembuat dan penggunanya ialah Majene dan Mamuju, jadi sandeq ini representasi dari orang Sulbar itu sendiri," ungkapnya. 

Dikatakan Sandeq itu, kecil, tapi berani mengarungi lautan, begitulah filosofi orang Sulbar. 

Akmal Malik pun mengajak seluruh para SMK untuk bangga memiliki Sandeq di Sulbar. 

"Para siswa SMK harus memaknai filosofi itu, saya bangga dengan sandeq, ketangkasan, kelincahan dan ketangguhan di laut," tutupnya. 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved