Festival Sandeq 2022

Passandeq Keluhkan Pencairan Uang Keluarga, Baru Rp 9,7 Juta dari Rp 24 Juta

Sadar mengatakan, saat ini uang keluarga bagi para Passandeq Festival Sandeq 2022 baru diterima sekitar Rp 9,7 juta.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Kamaruddin
Sadar, Passandeq Masyaallah dari Desa Karama, Kecamatan Tinambung Kabupaten Polman saat ditemui di pantai Tanjung Silopo, Senin, (29/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Uang keluarga bagi para peserta Festival Sandeq 2022 Sail To IKN belum semuanya cair.

Diketahui uang keluarga sebanyak Rp 24 juta bagi Passandeq itu belum cair atau belum diterima sepenuhnya oleh peserta.

Hal ini diungkapkan Sadar, Passandeq (Awak Sandeq) Masyaallah dari Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman.

Sadar mengatakan, saat ini uang keluarga bagi para Passandeq baru diterima sekitar Rp 9,7 juta.

"Belum cair, sampai sekarang, baru kita terima Rp 9,7 juta" ucap Sadar saat ditemui di perahu di pantai Silopo, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman, Senin, (29/8/2022).

"Semua orang mengeluh kenapa lama ini uang keluarga, istri di rumah juga bertanya" sambungnya.

Diketahui panitia menjanjikan uang keluarga sebanyak Rp 24 juta untuk satu perahu sandeq.

Uang keluarga Rp 24 juta itu kemudian dibagi kepada 17 orang Passandeq beserta pengantarnya.

Selain itu, panitia juga memberikan uang makan selama lomba sebesar Rp 4,5 juta untuk satu tim perahu.

Kemudian biaya perbaikan perahu sebanyak Rp 6,7 juta untuk satu perahu.

Sadar mengatakan, alasan panitia belum mencairkan dana keluarga untuk para Passandeq karena terkendala pencairan.

"Katanya terlambat uangnya masuk, makanya baru Rp 9,7 juta diterima itupun belum bisa dibagi karena belum cukup" ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan, uang perbaikan perahu yang jumlahnya Rp 6,7 juta juga dinilai belum cukup.

Sadar mengatakan, uang perbaikan perahu menelan biaya sekitar Rp 10 juta.

"Tidak cukup, persiapannya ini sekitar satu bulan,  banyak yang diperbaiki. Pallattonya saja sudah Rp 2 juta lebih belum tiang yang diganti juga dan lain-lain" terangnya.

"Rugi sebenarnya tapi kita ikut karena sudah jadi hobi lomba Sandeq" pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved