Berita Majene

Jalan Utama ke STAIN Majene Masih Ditutup, Mahasiswa Pilih Lewat Jalur Alternatif

Pantauan Tribun-Sulbar.com, senin (29/8/2022), jalan di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) masih terpalang

Penulis: Masdin | Editor: Ilham Mulyawan
masdin/Tribun-Sulbar.com
Jalan utama ke STAIN Majene masih ditutup pemilik lahan, Senin (29/8/2022). Kasus ini itu ternyata masih sengketa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Hingga kini jalan masuk utama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) masih ditutup pemilik lahan.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, senin (29/8/2022), jalan di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) masih terpalang bambu.

Juga terdapat spanduk yang sengaja dipasang warga pemilik lahan tersebut.

"Kami selaku ahli waris almarhum Hudong butuh kejelasan pembayaran jalan menuju STAIN," isi tulisan di spanduk tersebut.

Baca juga: Jalan ke STAIN Majene Dipalang Pemilik Tanah, Prof Wasilah Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak, Sebabnya?

Baca juga: Pemkab Majene Siapkan Rp 1 Miliar untuk Bayar Lahan Jalan ke STAIN Majene

Diketahui alasan pemilik lahan menutup jalan karena belum dibayarkan Pemda Majene.

Akibat jalan diutup, mahasiswa yang hendak menuju ke kampus harus melewati jalan alternatif.

"Tadi saya naik lewat jalan depan di Masjid Al Mubarak," ujar salah satu mahasiswa STAIN Majene, Hasnah saat ditemui di kampusnya.

Mengingat jalan tersebut penting untuk akses keluar masuk ke kampusnya, ia harap bisa dibuka kembali.

Penjelasan Pemkab Majene Soal Pembayaran Lahan

Ditemui sebelumnya, Pemkab Majene lewat Kepala Bidang Pertanahan, Dinas Perumahan, pemukiman dan pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Saharuddin angkat bicara soal polemik lahan warga belum dibayar itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved