Festival Sandeq Race 2022

Meriah Sandeq Race! Dilepas Wapres Finish Disambut Jokowi, Pesta 1.000 Lampion oleh Tito Karnavian

Akmal yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otoda) Kemendagri ini, menyebut sejauh ini event maritim ini hanya dibuka pejabat level menteri.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Ilham Mulyawan
Thamzil Thahir/Tribun-Sulbar.com
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat memberi sambutan dalam acara Gala Dinner di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu (27/8/2022) malam 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAKASSAR - Bukan hanya perubahan nama dari Makassar Regatta-Sandeq Race (1995-2019) menjadi Festival Sandeq Sail to Ibu Kota Negara (IKN) 2022, event maritim Selat Makassar ini, akan mencatat sejarah.

Setidaknya ada dua catatan bersejarah yang direkam Tribun, dalam 27 tahun penyeleggaraan lomba perahu layar tanpa mesin ini;

PERTAMA; event ini dijadwalkan dibuka Wapres KH Amin Ma'ruf di Pantai Pelabuhan Silopo, Polewali Mandar, Sulbar, 31 Agustus 2022, dan bendera finish dan seremoni pemberian hadiah oleh Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Manggar, Kalimantan Timur.

Baca juga: Cerita Plt Gubernur Sulbar Minta Istri Uwe Aras Menyanyi dan Husain Syam di Gala Dinner Sandeq Race

Baca juga: Dari 20 Institusi Sponsor Sandeq Race 2022, Ada 2 Perorangan, Andi Ibrahim Masdar dan Husain Syam

"Pelepasan race dan festival 1.000 Lampion dari Pantai Manakarra (Mamuju) ke Manggar (Balikpapan, Kaltim) oleh Mendagri. Tadi Pak Tito sudah konfirm by phone," kata Plt Gubernur Sulbar M Akmal Malik, kepada Tribun usai Gala Dinner Festival Sandeq 2022 di Macora Ballroom, The Rinra Hotel, Tanjung Bunga, Makassar, Sabtu (27/8/2022) malam.

Akmal yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otoda) Kemendagri ini, menyebut sejauh ini event maritim ini hanya dibuka pejabat level menteri.

"Doakan lancar ya, semoga Ini laiknya muktamar ormas keagamaan atau PON, dibuka presiden dan ditutup wapres," ujar pria asal Minangkabau ini.

Catatan sejarah KEDUA, inilah kali pertama jalur pelayaran berubah.

Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik bersama Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni bersasma sejumlah pejabat, dalam acara Gala Dinner Sandeq Race di Hotel The Rinra, Sabtu (27/8/2022) malam
Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik bersama Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni bersasma sejumlah pejabat, dalam acara Gala Dinner Sandeq Race di Hotel The Rinra, Sabtu (27/8/2022) malam (Thamzil Thahir/Tribun-Sulbar.com)

Selama 21 kali event, trayek etape tradisionalnya adalah Majene-Polman (Sulbar) ke Makassar (Sulsel) berganti ke Kalimantan, pulau tetangga Sulawesi di barat.

Selama ini, pelayaran Sandeq hanya melintasi pesisir barat Sulawesi, dari utara ke selatan.

Nah, mulai 30 Agustus hingga 6 September 2022, mulai berlayar dari Pantai Silopo di selatan, menyusur naik ke utara, sebelum menyeberang ke pelabuhan Manggar, di Kalimantan Timur, provinsi bakal calon ibu kota negara.

"Inilah momentum Sulbar keluar dari bayang-bayang tradisional Sulsel. Masa depan Sulbar itu ada di Kalimantan, pulau seberang ibu kota negara Indonesia baru," ujar Akmal bersemangat saat memberi sambutan tanpa teks di acara Gala Dinner, semalam.
Festival Sandeq kali ini sarat simbolisasi budaya, dan migrasi IKN.

Setidaknya 34 perahu atau lopi Sandeq, pesertanya menyimbolkan jumlah provinsi di Indonesia.

Tiap Sandeq diawaki satu nahkoda, dan tujuh pembantu; muallim, juru layar, dan sawi.

Total ada 272 pasandeq dengan total kru pemandu, penderek, dan panitia di Sulbar dan Kaltim sekitar 514 orang. ini hampir sama dengan total jumlah kabupaten dan kota di Indonesia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved