Harga BBM Naik

Harga BBM Pertalite Bakal Naik, GMNI Polman: Tambah Susah, Ekonomi Rakyat Belum Pulih

Rian mengatakan, BBM jenis pertalite ini kebanyakan dipakai oleh masyarakat kelas ekonomi ke bawah.

Penulis: Kamaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
Rian
Ketua GMNI Polman Rian 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite mulai dikeluhkan warga Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Dikabarkan, harga pertalite bakal naik menjadi Rp 10.000 per liter, dari harga awal Rp 7.650.

Rencana kenaikan harga BBM ini menuai banyak sorotan, salah satunya dari organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Baca juga: Harga BBM Akan Naik, BPS Sulbar: Laju Inflasi Akan Semakin Bergejolak di Kota Mamuju

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, HMI Mamuju: Jangan Tambah Penderitaan Rakyat!

Ketua GMNI Cabang Kabupaten Polman, Rian mengatakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite ini akan semakin memberatkan masyarakat kecil.

Dia menilai, rencana kebijakan kenaikan harga BBM ini tidak tepat.

"Apa bila benar isu kenaikan bbm akan terjadi maka ini akan semakin memberatkan masyarakat kecil dengan ekonomi yang relatif kecil, sehingga menaikkan harga BBM bukanlah langkah yang tepat, dengan melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat belum sepenuhnya stabil semenjak pandemi covid 19" ucapnya melalui pesan singkat, Jumat, (26/8/2022).

Rian mengatakan, BBM jenis pertalite ini kebanyakan dipakai oleh masyarakat kelas ekonomi ke bawah.

Dengan menaikkan harga bbm akan membuat masyarakat kelas bawah khususnya para petani semakin menjerit.

Ketua GMNI Polman Rian
Ketua GMNI Polman Rian

Sebelumnya, Ketua I PMII Cabang Polewali Mandar (Polman), Muhammad Ilham juga menilai kebijakan tersebut menambah kesusahan masyarakat kelas bawah.

Kata dia, masyarakat saat ini tengah berupaya memulihkan ekonominya pasca pandemi covid-19.

"Jika naik, tentu sangat disayangkan karna yang paling merasakan adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan para pelaku usaha yang ekonominya belum membaik akibat covid-19, diterjang lagi dengan kenaikan BBM ini" tutur Muhammad Ilham kepada Tribun, Selasa, (23/8/2022).

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Kamaruddin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved