STAIN Majene

Jalan ke STAIN Majene Dipalang Pemilik Tanah, Prof Wasilah Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak, Sebabnya?

Prof Wasilah menuturkan pembanguan jalan tersebut yang memberikan proyek adalah Gubernur Sulbar.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Ketua STAIN Majene, Prof Dr Wasilah Sahabuddin, ST MT saat ditemui Tribun-Sulbar.com usai tinjau proyek pembangunan gedung kuliah terpadu, Kamis (25/8/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Jalan utama menuju Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene di Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) ditutup pemilik lahan.

Alasannya lahan milik warga tersebut belum dibayarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene.

Ketua STAIN Majene, Prof Dr Wasilah Sahabuddin, ST MT menuturkan, dia tidak bisa berbuat banyak hal.

"Sebenarnya bukan kita, ini antara ahli waris dan Pemda Majene," ujar Prof Wasilah saat ditemui di usai tinjau proyek gedung terpadu STAIN Majene, Kamis (25/8/2022) sore.

Prof Wasilah menuturkan pembanguan jalan tersebut yang memberikan proyek adalah Gubernur Sulbar.

"Sedangkan yang punya lahan adalah Pemda Kabupaten Majene, kita hanya pengguna jalan saja," tambah guru besar UIN Alauddin Makassar itu.

Apalagi diketahui, kata dia, Pemkab Majene belum membayar lahan ke ahli waris karena terdapat sengketa.

Prof Wasilah harap masalah tersebut bisa segera selesai.

Mengingat keberadaan jalan tersebut merupakan akses utama mahasiswa dan dosen STAIN Majene menuju kampus.

"Semoga cepat selesai masalahnya. Mohon doa teman-teman di Majene," ucapnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved