Cerita Mbak Rini, Penjual Jamu di Mamuju Tengah dari Gendong Bakul hingga Pakai Motor

Komplek Pasar Tradisional Topoyo menjadi pangkalan pagi Caturini sebelum keliling ke tempat lain.

Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Samsul Bachri
Caturini (Mbak Rini) penjual jamu keliling di Topoyo, Mamuju Tengah, Rabu (24/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Suasana pagi menjelang siang, kompleks Pasar Tradisional Topoyo, Mamuju Tengah tampak ramai diwarnai aktivitas jual beli.

Kesempatan itu dimanfaatkan perempuan asal Pulau Jawa ini untuk menjajakan ramuan jamu tradisionalnya.

Perempuan itu bernama Caturini (37).

Dia sudah 16 tahun berjualan jamu keliling.

Komplek Pasar Tradisional Topoyo menjadi pangkalan pagi Caturini sebelum keliling ke tempat lain.

Selain di kompleks pasar, Caturini biasa berkeliling di seputar Topoyo, kompleks Tugu Benteng, Tobadak, serta di sepanjang jalan Poros Tumbu.

Saat ditemui Tribun-Sulbar.com, Mbak Rini sapaan akrabnya sementara melayani pembeli.

Dia tampak begitu cekatan menuang jamu dari botol ke dalam gelas.

Dalam melayani pelanggan, Rini menggunakan gelas kaca serta botol bekas air mineral.

Gelas dipersiapkan bagi pelanggan yang minum jamu di tempat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved