Berita Majene

Tim Passaka Polres Majene Bekuk 3 Bandar Judi Online Togel

AR langsung diboyong ke Polres Majene setelah terbukti menjalakan kegiatan ilegal berupa bandar judi online jenis togel.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Humas Polres Majene
Tim Passaka Polres Majene saat melakukan penangkapan bandara tokel di Lingkungan Pakkola 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Polres Majene bekuk bandar togel atau judi online saat melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) Selasa (23/8/2022) dini hari.

Pelaku tersebut adalah AR (43) warga Lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Majene, Sulbar.

AR langsung diboyong ke Polres Majene setelah terbukti menjalakan kegiatan ilegal berupa bandar judi online jenis togel.

Penangkapan dilakukan oleh tim Passaka Polres Majene dipimpin Ipda Fahrudin Syahran.

"Dari tangan AR diamankan barang bukti berupa uang tunai 7 lembar uang pecahan Rp 100.000, 2 (dua) lembar uang pecahan Rp 50.000, 2 (dua) lembar uang pecahan Rp 20.000," dikutip Tribun-Sulbar.com dari keterangan tertulis Kasi Humas Polres Majene, Iptu Muhammad Irwan.

Selain itu, tim Passaka menemukan tiga lembar uang pecahan Rp 10.000, lima lembar uang pecahan Rp 5.000, tiga lembar uang pecahan Rp 2.000 dan dua lembar uang pecahan Rp 1.000.

Barang bukti lainnya yang ikut diamankan adalah tiga buah buku catatan nomor pemasang dan satu buah handphone (HP).

Kronologi penangkapan, berawal dari informasih sering terjadi kegiatan judi online di Lingkungan Pakkola.

Polisi melakukan penyelidikan dan terbukti benar ditemukan seorang pelaku judi online togel yang menggunakan situs Dotatogel.com dengan akun Moly01 dan Genji01.

Dikatakan juga sebelumnya dua warga asal Teppo, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae yakni JS (34) dan TJ (34) ditangkap tim operasi Pekat Polres Majene terlibat tindak pidana judi online jenis togel, Minggu (21/8/22) lalu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved