STAIN Majene

Pemda Belum Bayar Karena Sengketa Ahli Waris, Akses Jalan ke STAIN Majene Ditutup

Saharuddin menuturkan Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Majene siap membayar lahan milik warga tersebut agar akses ke STAIN Majene normal.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
Kabid Pertanahan, Dinas Perkimtan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Saharuddin saat ditemui di kantor Dinas Perkimtan Majene, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Majene, Sulbar, Selasa (23/8/2022) siang. 

Pantaun Tribun-Sulbar.com, jalan utama tersebut disegel menggunakan batang bambu.

Setidaknya terdapat enam batang bambu panjang dibentangkan di depan jalan masuk utama STAIN Majene tersebut.

Akibatnya, jalan yang sudah dirabat beton itu tidak bisa dilalui kendaraan baik sepeda motor maupun mobil.

Ahli waris lahan, Amirullah mengaku menyegel jalan tersebut karena status belum dibayar oleh Pemkab Majene.

"Itu karena kami butuh kejelasan pembayaran dari Pemerintah yang dijanjinya tahun ini," ujar Amirullah saat ditemui di sekitar lokasi, Senin (22/8/2022).

Amirullah menegaskan tidak akan membuka palang tersebut jila Pemda tidak membayar tahun ini.

"Bisa jadi kami tidak jual," tungkasnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved