Sipol KPU

2 Warga Balanipa Polman Protes Namanya Dicatut Partai Prima di Sipol KPU

nama dan NIKnya dua warga Balanipa Polman ini dicatut oleh partai politik Rakyat Adil Makmur (Prima)

Penulis: Kamaruddin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Kamaruddin
Haruna Ramli bersama Tasmin, warga Kecamatan Balanipa melaporkan namanya dicatut secara sepihak oleh partai politik ke KPU Polman, Senin, (22/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Haruna Ramli, seorang warga Desa Lego, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan protes namanya dicatut partai politik dalam sistem informasi politik (Sipol).

Dia melakukan protes dan melaporkan hal tersebut ke kantor KPU Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Jl. Wahid Hasyim, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Senin, (22/8/2022).

Hal ini diketahui saat dirinya memeriksa NIK dan namanya dalam website Sipol milik KPU.

Nama dan NIKnya dua warga Balanipa Polman ini dicatut oleh partai politik Rakyat Adil Makmur (Prima)

Haruna mengaku kaget dan merasa dirugikan karena namanya dicatut secara sepihak.

Dikatakan, dirinya juga mengetahui baru mengetahui bahwa ada partai baru bernama Partai Prima.

"Saya juga kaget setelah cek nik di web KPU, nama saya tercatut oleh partai Rakyat Adil Makmur (Prima). Jangankan komunikasi,  ada partai itu saja baru saya dengar" ucapnya kepada Tribun.

Haruna mengaku sangat dirugikan karena pekerjaannya tidak membolehkan terlibat dalam partai politik manapun.

Tidak hanya Haruna, salah satu warga Desa Mosso, Kecamatan Balanipa, Tasmin juga melaporkan hal yang sama.

Namanya juga dicatut partai politik secara sepihak.

Anggota KPU Polman, Munawir Ariffin mengatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pencatutan nama.

KPU Polman terus melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Sulbar untuk membantu warga yang melapor segera dibantu dikeluarkan namanya dalam Sipol.

"Khusus Penindakan dari KPU Polman sendiri, berdasarkan hasil komunikasi ke KPU Provinsi, kami masih menunggu intruksi selanjutnya setelah pelapor atau masyarakat yang merasa namanya dicatut Parpol telah mengisi form tanggapan masyarakat dari KPU. Minimal masyarakat sudah melaporkan dirinya dalam form tanggapan dan kami berharap masyarakat aktif untuk mengecek NIK mereka melalui aplikasi form tanggapan masyarakat atau helpdesk KPU" pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved