Tanah Bergerak Mamasa

Warga Mamasa Bongkar Rumah Takut Terdampak Fenomena Tanah Bergerak

Warga Pidara terpaksa membongkar rumahnya mengalami kerusakan imbas dari tanah bergerak itu.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Barnebas
Kondisi retakan tanah di rumah warga akibat tanah bergerak di Desa Pidara,Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), tanah bergerak membuat sejumlah rumah rusak dan 200 KK Mengungsi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Fenomena tanah bergerak terjadi di Desa Pidara, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Fenomena ini berdampak pada sejumlah warga di Pidara Mamasa.

Warga Pidara terpaksa membongkar rumahnya mengalami kerusakan imbas dari tanah bergerak itu.

Permukaan tanah di desa tersebut semakin parah terus bergerak dan tanah amblas hingga dua meter.

Retakan ini memanjang membelah pemukiman warga sejauh hampir 200 meter.

Warga sekitar Bernabas mengaku, fenomena tanah bergerak ini sudah terjadi sepakan lalu dan membuat rumah warga rusak.

"Retakan tanah ini terjadi secara perlahan hingga semakin melebar dan membuat rumah warga rusak," Kata Bernabas saat dihubungi tribun-sulbar.com via telepon, Kamis (18/7/2022).

Dia menuturkan, untuk menghindari kerusakan, beberapa warga terpaksa mengeluarkan perabot dan peralatan rumah tangga lainnya ke tempat yang lebih aman.

"Rumah saya juga rusak akibat tanah bergerak ini, jadi kita mengunsi di tempat yang aman," ujarnya.

Retakan ini juga merusak sejumlah rumah adat Mamasa.

Hingga saat ini sudah ada sekitar 20 kepala keluarga  mengungsi ketempat yang lebih aman.

"Diduga struktur tanah yang berada di dipinggir tebing menyebabkan amblasnya tanah di tempat itu."tandasnnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved