OPINI

Kasak Kusuk Kenaikan Mie Instan, Bukti Belum Total Swasembada

Dalam aspek produksi negara dalam Islam tidak akan menghentikan impor dan akan memberdayakan pertanian.

Editor: Ilham Mulyawan
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Mie instan tersusun rapi di etalase Alfamidi Jl Pababari, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulbar. 

Namun apabila orangnya mengabaikannya selama 3 tahun maka akan di ambil alih dan diberikan kepada yang lain yang ingin mengelola tanah.

Adapun dalam persoalan distribusi negara akan menerapkan kebijakan distribusi pangan yang adil dan merata, Islam melarang penimbunan barang dan permainan harga dipasar untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Kebijakan distribusi pangan dilakukan dengan melihat setiap kebutuhan pangan per kepala dengan begitu akan di ketahui berapa banyak kebutuhan yang harus dipenuhi negara untuk setiap keluarga.

Dengan mengadopsi kebijakan pangan dalam sistem Islam kemandirian pangan akan terwujud, namun semua ini hanya bisa terbangun dalam sebuah institusi kenegaraan yang menerapkan Islam secara kaffah dari semua aspek kehidupan.

Allahu a'lam.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved