Tanah Bergerak Mamasa

13 Rumah di Desa Pidara Mamasa Rusak Karena Fenomena Tanah Bergerak

Warga Pidara Mamasa terpaksa mengungsi karena khawatir adanya pergeseran ulang yang membahayakan mereka.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
Barnebas
Kondisi retakan tanah di rumah warga akibat tanah bergerak di Desa Pidara,Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), tanah bergerak membuat sejumlah rumah rusak dan 200 KK Mengungsi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Belasan rumah di Kecamatan  Balla, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kerusakan akibat tanah bergerak.

Tepatnya di Dusun Pidara Dua, Desa Pidara.

Pemilik rumah terpaksa mengungsi karena khawatir adanya pergeseran ulang yang membahayakan mereka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Mamasa, Andarias mengatakan, fenomena mulai terjadi sejak Minggu (14/8/2022).

Pergerakan tanah ini diawali dengan retakan kecil. "Warga terpaksa masih mengungsi di depan rumah masing masing, " kata Andarias kepada tribun, Kamis (18/8/2022).

Menurut Andarias, warga mengungsi karena khawatir terjadi longsor.

Apalagi air pembuangan dan air hujan merembes masuk ke dalam tanah.

Meski tidak ada korban jiwa, namun fenomena ini menimbulkan dampak .

Sekitar 70 warga di 19 kepala keluarga terpaksa mengungsi.

Pengungsi sebanyak 16 orangtua, 45 orang dewasa dan sembilan orang anak anak

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved