Remisi Kemerdekaan

159 Tahanan Rutan Pasangkayu Dapat Remisi Kemerdekaan, Kasus Sabu-sabu Mendominasi

Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Aris Supriyadi didaulat menyerahkan remisi tersebut secara simbolis.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Egi Sugianto
Bupati Pasangkayu H Yaumil Ambo Djiwa secara simbolis menyerahkan berkas remisi kemerdekaan tahanan di Rutan Kelas II B Pasangkayu di aula Rutan Kelas II B Pasangkayu, Rabu (17/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR COM, PASANGKAYU - Sebanyak 159 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Pasangkayu mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan di momen 17 Agustus 2022.

Acara penyerahan remisi kemerdekaan dilaksanakan di aula Rutan Kelas IIB Pasangkayu di Desa Randomayang Kecamatan Randomayang, Rabu siang (17/8/2022).

Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Pasangkayu, Aris Supriyadi didaulat menyerahkan remisi tersebut secara simbolis.

Aris Supriyadi, menyampaikan pemberian remisi tersebut langsung dari Kemenkumham sesuai standar penilaian tersendiri.

Dikatakan, untuk tahun ini jumlah penerima remisi meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Ada 159 warga binaan kita dapat remisi. Jumlah ini meningkat meski tidak terlalu signifikan dibanding tahun lalu," katanya.

Dikatakan bahwa dari 159 yang mendapat remisi tersebut, didominasi oleh pelanggaran sabu-sabu.

"Yang mendominasi adalah mereka yang kasus sabu-sabu," jelasnya.

Dijelaskan, adapun kriteria yang dapat menerima remisi, salah satunya berkelakuan baik selama menjalani tahanan selama enam bulan terakhir.

"Jadi ada penilaian dan kriteria tersendiri untuk dapat remisi ini," ucapnya.

Diketahui  dari 159 orang yang mendapat remisi, yakni 21 orang dapat remisi 1 bulan.

Kemudian ada 43 mendapat resmisi 2 bulan, dan ada 58 orang dapat resmisi 3 bulan, 28 remisi 4 bulan serta 8 orang resmisi 5 bulan.

"Di momen 17 Agustus kali ini, ada satu orang dapat remisi bebas langsung," tambahnya.

Diharapkan agar pemberian remisi ini dapat menjadi motivasi kepada seluruh warga binaan tanpa terkecuali untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Dan saya berharap ketika kembali ke masyarakat nanti dapat diterima dengan baik dalam lingkungannya," demikian ucap Karutan Kelas II B Pasangkayu.

Laporan Wartawan Tribun-Sukbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved