Berita Mamasa

Terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku, 12 Ekor Kerbau di Mamasa Akan Dipotong Bersyarat

Sementara ganti rugi atau kompensasi, akan diberikan Rp 10 juta per ekor kerbau, dari anggaran APBN pusat.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Tim dokter hewan melakukan pengobatan kepada hewan ternak kerbau di Kecamatan Tabang, Mamasa guna memutus penyebaran PMk, Jumat (12/8/2022). Hal itu dilakukan setelah 3 ekor sapi positif PKM. 

Adapun jenis hewan yang rentan tertular yaitu sapi, kerbau, kambing, domba, babi dan ruminansia lainnya.

Berikut ciri-ciri dan gejala hewan ternak terjangkit PMK :

1. Ternak mengalami demam tinggi (39-41 oC).

2. Keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa.

3. Luka-luka dan sariawan pada rongga mulut dan lidah.

4. Tidak mau makan sehingga ternak jadi kurus.

5. Luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku.

6. Sulit berdiri bahkan pincang.

7. Gemetar dan napas cepat.

8. Produksi susu menurun.

Berikut cara penularan pepenyakit mulut dan kuku :

1. Kontak langsung maupun tidak langsung dengan hewan tertular (droplet, leleran hidung, lesi/keropeng hidung dan mulut);

2. Vektor (terbawa manusia, ternak lain).

3. Peralatan kandang yang terkontaminasi

4. Tersebar melalui udara.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved