Berita Mamasa

Terindikasi Penyakit Mulut dan Kuku, 12 Ekor Kerbau di Mamasa Akan Dipotong Bersyarat

Sementara ganti rugi atau kompensasi, akan diberikan Rp 10 juta per ekor kerbau, dari anggaran APBN pusat.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Tim dokter hewan melakukan pengobatan kepada hewan ternak kerbau di Kecamatan Tabang, Mamasa guna memutus penyebaran PMk, Jumat (12/8/2022). Hal itu dilakukan setelah 3 ekor sapi positif PKM. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - 12 ekor kerbau milik warga di Kecamatang Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) akan di potong bersyarat.

Hal itu dilakukan setelah tiga ekor kerbau, positif terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kerbau itu milik para warga Desa Bakadisura, Kecamatan Tabang, Mamasa, Sulbar.

Baca juga: 3 Kerbau Positif PMK di Mamasa, Karantina Pertanian Mamuju Serahkan APD & Disinfektan ke Pemkab

Baca juga: Sulbar Masuk Daftar 24 Provinsi Diserang PMK, Nur Kadar: Tiga Ekor Kerbau Terinfeksi di Mamasa

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Tanaman Pangan Holtikutura dan Peternakan Sulbar, Nur Kadar, pihaknya mengambil sampel puluhan ekor kerbau.

Hasilnya, ada tiga ekor kerbau positif PKM.

"Kemarin ada tiga kerbau yang positif PMK, sehingga 12 kerbau juga sudah dinyatakan terindikasi, gejalanya sama, dan akan dipotong bersyarat," ujar Nur Kadar, Jumat (12/8/2022).

Dijelaskan PMK yang menular itu, butuh penanganan yang serius untuk memutus penyebarannya.

Pemotongan bersyarat itu ialah salah satu upaya, berkorban 12 ekor untuk menyelamatkan populasi yang lebih banyak lagi.

Sementara ganti rugi atau kompensasi, akan diberikan Rp 10 juta per ekor kerbau, dari anggaran APBN pusat.

Suasana pengambilan sampel hewan ternak kerbau di Kecamatan Tabang, Mamasa, Sulbar, beberapa hari lalu, (dok Dinas Pertanian dan Peternakan Mamasa).
Suasana pengambilan sampel hewan ternak kerbau di Kecamatan Tabang, Mamasa, Sulbar, beberapa hari lalu, (dok Dinas Pertanian dan Peternakan Mamasa). (Tribun Sulbar / Ist)

Saat ini untuk wilayah Kecamatan Tabang dilakukan lockdown untuk lalu lintas pengiriman hewan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved