HUT Kemerdekaan

SOSOK Andi Depu, Pahlawan Nasional Asal Tanah Mandar Sulbar dengan Segudang Penghargaan

Sosok Andi Depu merupakan pahlawan nasioonal dan kenangan akan perjuangannya layak diperingati tiap momen HUT Kemerdekaan

Penulis: Ilham Mulyawan | Editor: Ilham Mulyawan
Kolase foto (biografi tokoh ternama dan makassar.tribunnews.com)
Andi Depu Pahlawan asal Tanah Mandar. Meruakan pejuang perempuan dengan segudang penghargaan, sehingga Andi Depu juga masuk sebagai Pahlawan Nasional 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sebentar lagi HUT Kemerdekaan RI akan kembali diperingati. Kali ini HUT kemerdekaan ke-77 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2022. Tak elok rasanya jika kita mamperingati HUT kemerdekaan, namun tidak mengenal sosok para pahlawan nasional, salah satunya Agung Hajjah Andi Depu, atau akrab disapa Andi Depu.

Andi Depu merupakan pejuang kemerdekaan, yang turut memberi dedikasi dalam kemerdekaan Indonesia, sehingga sosoknya layak untuk menjadi pahlawan nasional, dan diperingati tiap momen HUT Kemerdekaan.

Lahir di Tinambung, Polman, pada 1907 lalu, Andi Depu sang pahlawan nasional ikut berjuang di tanah kelahirannya, Sulawesi Barat, tepatnya di jazirah Mandar.

Menjadi tokoh pertama dari Sulawesi Barat yang diberi gelar sebagai Pahlawan Nasional, sejak daerah ini memisahkan diri dari Sulawesi Selatan pada 5 Oktober 2004 lalu.

Agung Hajjah andi Depu ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada momentum peringatan Hari Pahlawan 2018 lalu.

Andi Depu Pahlawan asal Tanah Mandar
Andi Depu Pahlawan asal Tanah Mandar (Kolase foto (biografi tokoh ternama dan makassar.tribunnews.com))

Ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden nomor; 123/TK/2018 tanggal 6 November 2018.

Sebagai seorang perempuan, peran Andi Depu sebagai pahlawan adalah saat berperang melawan tentara Belanda di daerah Sulawesi Barat.

Beberapa sumber mengisahkan bahwa peran dari Agung Hajjah Andi Depu membawa daerah Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat sebagai daerah yang tidak mampu dikuasai oleh pemerintahan Belanda.

Dia mempelopori berdirinya Fujinkai di daerah Mandar pada tahun 1943.

Fujinkai adalah pergerakan kaum perempuan di Mandar.

Ketika Jepang mulai terdesak oleh Sekutu dalam perang, Andi Depu turut menginisiasi berdirinya organisasi bernama Islam Muda pada bulan April 1945.

Saat kemerdekaan berkumandang, Andi Depu beserta kawannya turut menyebarkan berita kemerdekaan ke seluruh pelosok Mandar dan sekitarnya.

Namun tidak berlangsung lama pasca proklamasi, ketika Sekutu dalam hal ini NICA datang, rakyat Mandar kembali terancam akan kedaulatan daerahnya.

Segera saat itu juga, Andi Depu menyusun kekuatan bersama rakyat dengan menggunakan Istana Balanipa sebagai markas pejuang Republik di Mandar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved