Jenazah Ditandu

Jenazah Warga Kalumpang Ditandu 13 Km Viral, Kadinkes Mamuju Salahkan Kepala Puskesmas

Dia mengaku, jauh sebelumnya ia sudah menyampaikan kepada semua Puskesmas jika tidak ada pasien emergencny ambulance bisa dipakai.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Fenny Tadius
Tangkap layar jenazah ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, dr Acong menanggapi terkait viralnya warga menandu jenazah sejauh 13 Kilometer di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Jenazah terpaksa ditandu oleh delapan orang warga lantaran tidak diizinkan menggunakan Ambulance dari pihak Puskesmas.

Menaggapi hal tersebut Kadinkes Mamuju dr Acong, sangat menyanyangkan kepala Puskesmas tidak memberikan izin kepada warga untuk menandu jenazah.

Baca juga: Viral Warga Tandu Jenazah di Mamuju, Ombudsman: Aturannya Perlu Dilakukan Pembenahan

Baca juga: Viral Warga Kalumpang Tandu Jenazah 13 Km, Bupati Mamuju Bilang Begini

Dia mengaku, jauh sebelumnya ia sudah menyampaikan kepada semua Puskesmas jika tidak ada pasien emergencny ambulance bisa dipakai.

"Boleh dipakai Ambulance antar jenazah sampai ke rumah, selagi tidak ada pasien emergency," kata dr Acong saat dihubungi wartawan, Jumat (12/8/2022).

Namun kata dia, saat kejadian kepala Puskesmas Kalumpang sedang tidak berada di lokasi dan kegiatan lain di luar.

Sementara, jaringan atau signal di daerah Kalumpang kurang bagus dan petugas PKM tidak mengambil keputusan tanpa perintah atasan.

"Atau kemungkinan kepala puskesmas tidak menyampaikan ke bawahanya apakah boleh bawa jenazah atau tidak," terangya.

Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022).
Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022). (Fenny Tadius)

Kata dia, peristiwa yang terjadi jadi pembelajaran buat Dinkes Mamuju.

Dia menyampaikan pesan kepada seluruh kepala puskesmas di Mamuju tentang pengunaan ambulance.

Sebelumnya, warga di Kecamatan Kalumpang, Sulawesi Barat (Sulbar), menggotong jenazah viral di media sosial Facebook, Selasa (9/8/2022) kemarin.

Video yang diunggah akun Facebook Fenny Tadius, nampak warga sedang menandu jenazah menggunakan keranda mayat terbungkus sarung.

Terlihat jenazah tersebut digotong di area jalan poros Kecamatan Kalumpang.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved