jenazah ditandu

Viral Warga Kalumpang Tandu Jenazah 13 Km, Bupati Mamuju Bilang Begini

Sutinah juga berjanji, akan menyerahkan 10 mobil Ambulance ke beberapa desa yang ada di Kabupaten Mamuju pada tahun 2023 mendatang.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi, menanggapi terkait warga menggotong jenazah sejauh 13 Kilometer di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Jenazah digotong warga lantaran tidak diberikan izin untuk menggunakan ambulance milik Puskesmas Kalumpang.

Bupati Mamuju Sutinah Suhardi mengakui, mobil ambulance tersebut memang diperuntukkan untuk orang yang sakit sesuai dengan aturan kementerian.

Baca juga: Jenazah Warga Kalumpang Ditandu, Bupati Mamuju Sutinah Janji Serahkan 10 Ambulance

Baca juga: Tak Diberi Ambulance, Warga Kalumpang Tandu Jenazah Sejauh 13 km

"Ambulance di Puskesmas itu bukan diperuntukkan untuk mengantarkan jenazah," kata Sutinah saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Mamuju, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Mamuju, Kamis (11/8/2022).

Namun kata dia, ambulance boleh dipakai mengantarkan jenazah sepanjang tidak ada kejadian emergency di puskemas tersebut.

Sutinah juga berjanji, akan menyerahkan 10 mobil Ambulance ke beberapa desa yang ada di Kabupaten Mamuju pada tahun 2023 mendatang.

Namun, pemerintah akan melihat dulu urgensi desa tersebut yang aksesnya agak lebih susah dinjangkau.

"Karena tidak semua desa bisa di akomodir, kita lebih prioritaskan dulu ke daerah seperti Kalumpang, Bonehau, dan Tommo," jelasnya.

"Nanti pemerintah desa mengoprasikan mobil ambulance dan lebih fleksibel, karena kalau di PKM ada aturan yang mengatur," sambung Sutinah.

Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022).
Tangkap layar mayat ditandu warga di Kecamatan Kalumpuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (10/8/2022). (Fenny Tadius)

Dikatakan, mobil ambulance yang diserahkan nantinya akan bisa digunakan masyarakat baik itu pasien sakit maupun membawa jenazah.

Sebelumnya, warga di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menggotong jenazah viral di media sosial Facebook, Selasa (9/8/2022) kemarin.

Video yang diunggah akun Facebook Fenny Tadius, nampak sekelompok warga sedang menandu jenazah menggunakan geranda mayat terbungkus sarung.

Terlihat jenazah tersebut digotong di area jalan poros Kecamatan Kalumpang.

Jenazah tersebut digotong sejauh 13 kilometer akibat di puskesmas tersebut tidak ada ambulance.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved