Berita STAIN Majene

Sapra Harap Diterima di STAIN Majene Prodi Pendidikan Agama Islam

Sapra ikut ujian sesi pagi di ruangan bahasa, gedung Perpustakan STAIN Majene, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
Sapra (20) salah satu peserta Ujian Masuk Mandiri STAIN Majene hari pertama, Rabu (10/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Sapra (20) salah satu peserta ujian masuk mandiri STAIN Majene hari pertama, Rabu (10/8/2022).

Sapra ikut ujian sesi pagi di ruangan bahasa, gedung Perpustakan STAIN Majene, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Ditemui usai tes, gadis asal Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polman itu mengaku ujiannya berjalan lancar.

"Alhamdulilah lancar kak," ujarnya ditemui di halaman Perpustakaan STAIN Majene.

Alumnus SMK 2 Majene itu mengaku memilih tiga prodi pada Ujian Masuk Mandiri (UMM) ini.

"Pilihan pertama Pendidikan Agama Islam, Kedua Komunikasi Penyiaran Islam sama Hukum Ekonomi Syraiah," bebernya.

Ia mengatakan punya alasan sendiri memilih STAIN Majene.

"Karena dekat sama ingin belajat ilmu agama," tuturnya.

Meski STAIN Majene terbilang baru, ia mengatakan tidak jadi masalah.

"Karena tergantung ke diri masing-masing lagi kak mau belajar atau tidak," ujarnya.

Mengingat ia sudah belajar untuk tes ini, Sapra ingin lulus di pilihan pertamanya.

"Semoga lulus di pilihan pertama, pendidikan agama islam," tutupnya.

Perlu diketahui, UMM STAIN Majene berlansung dua hari, Rabu- Kamis (10-11/8/2022).

Adapun jumlah peserta seleksi mandiri tahun ini 135 peserta.

Ujian dengan komputer itu dalam satu hari sebanyak tiga sesi.

Tiap sesi akan diikuti 25 peserta.

Adapun soal yang akan dijawab peserta UMM sebanyak 110 soal dengan waktu 150 menit.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved