Berita Polman

Cara Polsek Wonomulyo Tekan Kecelakaan Lalu Lintas Kalangan Pelajar

Untuk siswa yang kedapatan memakai kendaraan dengan knalpot bising akan diberikan sanksi. Sanksi diberikan tidak sampai proses tilang.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Kapolsek Wonomulyo, AKP Rahmatullah, saat diwawancara Tribun-Sulbar.com. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Kepolisian Sektor Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, punya cara menekan angka kecelakaan lalulintas pada kalangan pelajar.

Setiap hari seluruh personil Polsek Wonomulyo diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalulintas dan membantu penyeberangan para siswa sehingga lebih aman dan mudah.

"Setiap hari seluruh personil turun, termasuk saya, kecuali bagian piket, "kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Rahmatullah saat ditemui di kantornya, Rabu (10/8/2022).

Kegiatan ini dinamai Commander Wish.

Salah satu program Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat.

Untuk siswa yang kedapatan memakai kendaraan dengan knalpot bising akan diberikan sanksi.

Sanksi diberikan tidak sampai proses tilang.

Polisi hanya mengamankan kendaraan dan memanggil orangtuanya bersangkutan.

Setelah orangtua siswa datang membuat surat pernyataan, barulah kendaraannya akan dikembalikan.

"Sanksinya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, " ujarnya.

Kemudian siswa yang kedapatan tidak memakai helm, diminta untuk mengambil helm.

Cara ini kata AKP Rahmatullah, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Khususnya kepada pelajar pentingnya memakai alat pengaman saat berkendara.

Rahmatullah mengaku program ini bakal terus digalakkan di wilayah hukumnya agar bisa mengantisipasi kecelakaan, khususnya di kalangan pelajar. (san)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved