Penyakit Mulut dan Kuku

Terjangkit PMK, 3 Ekor Kerbau di Mamasa Akan Dipotong Bersyarat

Dia menyebutkan, pemilik kerbau akan diberikan uang kompensasi senilai Rp 10 juta per ekor kerbau.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Ist
Suasana pengambilan sampel hewan ternak kerbau di Kecamatan Tabang, Mamasa, Sulbar, beberapa hari lalu, (dok Dinas Pertanian dan Peternakan Mamasa). 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Sebanyak tiga ekor kerbau terjangkit virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), akan dipotong bersyarat.

Kerbau tersebut terpaksa dipotong karena dikhawatirkan akan menularkan penyakit PMK ke hewan ternak lainya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Tanaman Pangan Holtikulura dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, Nur Kadar mengatakan,rencananya tiga ekor kerbau tersebut akan dipotong bersyarat.

Baca juga: Ditemukan Tiga Ekor Kerbau Positif PMK, Mamasa Lockdwon Lalu Lintas Hewan Ternak

Baca juga: Sulbar Masuk Daftar 24 Provinsi Diserang PMK, Nur Kadar: Tiga Ekor Kerbau Terinfeksi di Mamasa

"Sekarang Kadis Peternakan dan kepala karantina pertanian sedang menuju Mamasa menemuni sekretaris daerah," kata Nur Kadar saat dihubungi Tribun-Sulbar.com, Senin (8/8/2022).

Dia menyebutkan, pemilik kerbau akan diberikan uang kompensasi senilai Rp 10 juta per ekor kerbau.

"Uang itu dari anggaran pusat dari Kementerian Pertanian," kata dia.

Ia membeberkan, saat ini Kabupaten Mamasa sudah dilakukan lockdown untuk keluar masuknya hewan ternak.

nampak belakang kerbau-kerbau melintas di Tandung Polman
nampak belakang kerbau-kerbau melintas di Tandung Polman (Tribun Sulbar / Hasan Basri)

"Kami sudah menyurat ke Bupati Mamasa untuk lockdwon satu kabupaten," jelasnya.

Diketahui, sebanyak tiga ekor kerbau di Desa Bakadisura, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) positif terjangkit Penyaki Mulut dan Kuku (PMK).

Ditemukan setelah 14 ekor kerbau telah diambil sampelnya untuk diperiksa di Balai Besar Veteriner Maros, Sulsel, beberapa waktu lalu.

Hasil uji laboratorium dari sampel tersebut, tiga diantaranya dinyatakan postif terjangkit PMK.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved