Desa Wisata

BRI Bantu 20 Home Stay di Karampuang Menuju Desa Wisata Lewat KUR

Jika homestay sudah ada di karampuang, maka akan diberikan KUR oleh BRI sesuai cita-cita Pemprov Sulbar jadikan Karampuang desa wisata.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Penandatangan MoU Kepala Desa Karampuang bersama BRI dan Pemprov Sulbar di kantor Gubernur Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Senin (8/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemprov Sulbar lewat Dinas Pariwisata akan kembangkan pulau Karampauang menjadi desa wisata.

Rencana tersebut sesuai komitmen kerjasama dibangun BRI bersama Dinas Pariwisata Sulbar dan Kabupaten Mamuju.

"Kita akan support apa yang akan dibutuhkan masyarakat Karampuang. Contohnya UMKMnya akan kita kembangkan," kata Regional CEO BRI Makassar Rahman Arif, saat hadiri menandatanganan Desa Karampuan dan BRI di kantor Gubernur Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Senin (8/8/2022).

Menurutnya, jika homestay sudah ada maka akan diberikan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dana KUR tersebut akan diberikan sesuai kebutuhan UMKM.

"Kita akan berikan modal agar lebih layak dan rencana ada 20 homestay akan disiapkan di pulau Karampuang," ungkap Rahman.

Rahman membeberkan setiap homestay diperkirakan akan dibantu Rp 10 juta.

Sehingga, disiapkan dana dari KUR BRI sebesar Rp 200 juta.

Sedangkan, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar Farid Wajdi mengungkapkan pengembangan wisata Karampuan melibatkan masyarakat.

"Kita akan mendampinginya dengan pendekatan bersama BRI. Jadi akan ada peningkatan kapasitas homestay dimiliki masyarakat," ucap Farid.

Rencananya nanti akan lewat dana KUR melalui UMKM yang ada di Karampuang.

Sementara, Kepala Bidang Kelembagaan dan Kemitraan Dinas Pariwisata Sulbar Yusuf Anwar menyampaikan akan diberikan pendampingan dan pelatihan bagi masyarakat Karampuang.

"Akan dilihat juga nanti setiap homestay berapa akan diberikan. Setelah itu dikasih pelatihan, tapi dilihat dulu kelayakan rumah yang akan dijadikan homestay," ujar Yusuf.

Selain itu, gerakan ini dinamai "Sau Tau di Karampuang" sebagai bagian akselerasi pengembangan wisata.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved