Cucu Imam Lapeo Terkesan dengan Objek Wisata Kuliner di Pasangkayu

Pimpinan Majelis Dzikir At Thahiriyah Imam Lapeo, Ahmad Multazam dan rombongan datang ke wisata kuliner yang terletak di Jalan Tanjung Babia.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Habluddin Hambali
Tribun Sulbar / Egi
Cucu Imam Lapeo, Ahmad Multazam, ditemani Imam Masjid Al Madaniah Pasangkayu, Abdul Mu’min saat berada di tempat wisata kuliner Tanjung Babia Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu Kecamatan Pasangkayu, Minggu (7/8/2022).(Egi) 


TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Cucu ulama tersohor di tanah Sulawesi Barat, AGH Muhammad Thahir atau Imam Lapeo, yakni Ahmad Multazam, terkesan dengan keberadaan objek wisata kuliner di tanjung babia di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pimpinan Majelis Dzikir At Thahiriyah Imam Lapeo, Ahmad Multazam dan rombongan datang ke wisata kuliner yang terletak di Jalan Tanjung Babia Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sullbar, Minggu (7/8/2022).

Ahmad Multazam, diketahui berada di Pasangkayu berkaitan dengan safari dakwah dalam rangka memperingati 1 Muharram 1444 H atau tahun 2022.

“Objek wisata kuliner di Pasangkayu ini, sangat bagus. Perlu dikebangkan,” ucapnya, kepada Tribun-Sulbar.com ditemui di lokasi objek wisata tersebut.

Dia membeberkan bahwa yang membuat terkesan adalah disediakanya makanan khas suku mandar, seperti makanan jepa dan bau peapi (ikan dimasak) di tempat wisata ini.

Ahmad Multazam,mengaku sudah memesan dan menikmati jepa dan bau peapi selama berada di objek wisata kuliner Pasangkayu.

“Apa lagi, kita orang mandar sangat akrab dengan makanan jepa. Saya sudah sempat makan jepanya Pasangkayu tadi,” ucap sang dai.

Berkaitan dengan keberadaanya di Pasangkayu, Ahmad Multazam, menyampaikan ia akan hadir di Kecamatan Sarjo, dan akan berceramah di salah satu masjid di Tanjung Babia.

Kemudian ia juga memiliki agenda ceramah di daerah Karossa Mamuju Tengah.

“Kami di Pasangkayu, memenuhi undangan warga untuk tausiyah,” terang Ahmad Multazam, yang pernah mengikuti pelatihan dai dan imam, di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, 2020 lalu itu.

Di tempat wisata ini, Ahmad Multazam, juga ditemani Imam Masjid Raya Al Madaniah Pasangkayu, Abdul Mu’min.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved