Karewa Olahraga

PENJELASAN PBSI Sulbar Terkait Polemik Atlet Bulutangkis Gagal Berangkat ke Jakarta Karena Biaya

Tanggapan tersebut disampaikan oleh Arman Salimin dalam podcast Karewa Olahraga TribunSulbar.com, Kamis, (4/8/2022).

Penulis: Kamaruddin | Editor: Nurhadi Hasbi
tangkapan layar
Ketua PBSI Sulbar Arman Salimin dalam podcast Karewa Olahraga, Kamis, (4/8/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Polemik atlet yang lolos seleksi piala presiden mewakili Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) gagal berangkat karena biaya ditanggapi oleh ketua PBSI Sulbar, Arman Salimin.

Tanggapan tersebut disampaikan oleh Arman Salimin dalam podcast Karewa Olahraga TribunSulbar.com, Kamis, (4/8/2022).

Arman menjelaskan, karena keterbatasan anggaran, PBSI Sulbar hanya bisa membiayai atlet yang juara satu pada seleksi piala presiden beberapa waktu lalu di Kabupaten Mamuju.

Baca juga: Ketua PBSI Sulbar Sebut Gor Bulutangkis di Sulbar Tak Layak, Pernah Tolak Jadi Tuan Rumah Kejurnas

Baca juga: Atlet Bulutangkis Gagal ke Piala Presiden Karena Biaya, PBSI Sulbar: Tak Ada Anggaran dari Pemprov

"Karena keterbatasan anggaran dan pengalaman PBSI mengirim atlet ikut pada event nasional, kami punya kebijakan hanya juara satu yang diberangkatkan ikut kompetisi piala presiden 2022." ucap Arman Salimin.

Selain itu kata dia, tingkat kompetensi dan pengalaman atlet Sulbar masih kalah jauh dibandingkan atlet yang ada di Pulau Jawa.

Dikatakan juga, jumlah atlet dalam data informasi PBSI Pusat hanya berjumlah sekitar 200 atlet.

"Kuota PBSI Sulbar juga sangat sedikit karena atlet kita dalam data informasi PBSI hanya sekitar 200 sementara provinsi lain lebih dari seribu atlet" ungkpanya.

"Dengan keterbatasan anggaran sementara kuota masih ada, kami bersepakat kalau ada yang mau mengisi kuota yang masih ada maka PBSI Sulbar siap mendaftarkan dengan syarat biaya masing-masing" sambungnya.

sejumlah atlet bulutangkis asal Provinsi Sulbar berangkat ke Jakarta mengikuti kejurnas Piala Presiden 2022.
sejumlah atlet bulutangkis asal Provinsi Sulbar berangkat ke Jakarta mengikuti kejurnas Piala Presiden 2022. (Ale)

Lanjut Arman menjelaskan, atlet yang menjadi runner-up pada saat seleksi tidak mengisi kuota maka diberikan kepada siapapun yang bersedia dengan syarat biaya masing-masing.

"Kalau tidak diisi akan diberikan kepada siapapun dengan syarat biaya masing-masing" lanjutnya.

Sebelumnya, atlet asal Kabupaten Polman bernama Muhammad Jasmin gagal berangkat ke piala presiden karena terkendala biaya.

Muhammad Jasmin merupakan atlet yang keluar sebagai runner-up pada seleksi piala presiden di Kabupaten Mamuju beberapa waktu lalu.(*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved