Berita Pasangkayu

Tangkapan Ikan Nelayan Lokal Pasangkayu Minim, Pedagang Cari Ikan ke Donggala hingga Palu

Kayla mengaku tidak tahu sampai kapan musim hujan ini berakhir sehingga kondisi tangkapan ikan nelayan Pasangkayu bisa normal kembal

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Egi Sugianto
Pasar ikan Pasangkayu, di Jalan Moh Hatta Kelurahan Pasangkayu Kecamatan Pasangkayu, Rabu (3/8/2022). 

TRIN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Kondisi cuaca yang berubah-ubah di Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) dalam sepekan terakhir berdampak pada minimnya tangkapan nelayan lokal.

Kondisi ini, memaksa para pedagang ikan di Pasangkayu, mencari ikan siap jual hingga ke Donggala dan Palu Sulawesi Tengah.

Hal tersebut, disampaikan salah seorang pedagang ikan bernama Kayla, di pusat penjualan ikan di Labuan Pasangkayu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu.

"Ikan tangkapan nelayan Pasangkayu akhir-akhir ini sedikit sekali. Ikan yang kita jual ini, kita datangkan dari Donggala dan Palu,” ucapnya kepada Tribun -Sulbar.com, saat ditemui di lokasi penjualan ikan Pasangkayu, Rabu (3/8/2022).

Disampaikan, ikan didatangkan dari Donggala atau Palu terbilang mahal dibandingkan ikan hasil tangkapan nelayan lokal.

“Karena susah ikan, ikan dari Donggala mahal-mahal,” ucap pria asal Pambusuang Polman ini.

Disebutkan, setiap satu gabus berisi 50 Kilogram ikan, dibeli dengan harga sekitar Rp1,7 juta.

Dengan kondisi itu, ia juga sulit mengatur harga yang dijualkan ke pelanggan masyarakat Pasangkayu.

“Saat ini terpaksa kami jual ikan seharga Rp 40 ribu setiap satu kilonya,” jelasnya.

Kayla mengaku tidak tahu sampai kapan musim hujan ini berakhir sehingga kondisi tangkapan ikan nelayan Pasangkayu bisa normal kembali.(*)

Laporan WartawanTribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved