PSG

PSG Sukses Dapatkan Hugo Ekitike, Kisah Lionel Messi Jadi Inspirasi Bagi Sang Wonderkid Raih Mimpi

Hugo Ekitike idolakan sosok Lionel Messi. Perjalanan hidup La Pulga dijadikan sebagai inspirasi bagi sang wonderkid untuk raih mimpi-mimpi.

Olivier Lejeune
Hugo Ekitike, rekrutan baru PSG, tidak ragu bahwa dia telah membuat pilihan yang tepat dengan menandatangani kontrak di Paris, bahkan jika dia tahu bahwa dia harus berjuang untuk setiap menit waktu bermain. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Hugo Ekitike pemain anyar Paris Saint-Germain (PSG) yang baru didatangkan dari Stade de Reims dengan formula peminjaman menjadikan Lionel Messi sebagai panutan.

Dikutip dari PSG Talk via Le Parisien pada Rabu (3/8/2022), Hugo Ektike menyebut bahwa Lionel Messi adalah sosok yang banyak memberinya inspirasi mengenai industri sepak bola.

Baru-baru ini, Hugo Ekitike juuga terlihat memaerkan foto masa kecilnya berpose di depan poster dan trofi Ballon d'Or mili Lionel Messi.

"Ini sudah tertulis," demikian Hugo Ekitike memberikan keterangan pada foto yang diunggahnya.

Secara tak langsung hal tersebut menjadi sebuah isyarat bahwa suatu hari nanti dirinya bakal menapaki jalan sepak bola bersama Lionel Messi sang idola.

Lionel Messi
Lionel Messi (instagram @psg)

Baca juga: Lionel Messi Kerap Jadi Sasaran Pengkritik, Neymar Tak Senang dan Serang Balik Tukang Kritik

Baca juga: DNA El Clasico yang Tak Pudar: Messi & Ramos Cekcok di Latihan PSG, La Pulga Marah Usai Ditekel

Kini, mimpi Hugo Ekitike menjadi nyata. Musim 2022/2023 ia kan berada satu ruang ganti dengan Lionel Messi.

Tak hanya Lionel Messi, Hugo Ekitike juga akan satu tim dengan Kylian Mbappe, figur yang juga menjadi idolanya.

Kendati demikian, Hugo Ekitike baru-baru ini mengaku tak mau terlalu lama silau dengan kebintangan rekan setim barunya di PSG.

Pemuda yang direkrut PSG dengan formula peminjaman plus klausul penebusan permanen pada akhir musim 2022/2023 tersebut juga enggan merasa kecil.

"Mengapa kita harus hidup di dalam inferioritas? Mereka semua memiliki karier yang luar biasa, mereka semua adalah juara hebat."

"Mereka juga memulai dari yang bawah, mereka tidak menjadi pemain hebat dalam semalam. Ada saat dalam karier mereka ketika mereka tidak memiliki gelar," kata Hugo Ekitike.

"Saya masih ada di sana (di bawah). Jadi, daripada merasa inferior, saya mengatakan pada diri sendiri bahwa saya memiliki kesempatan untuk berada di tempat dan pemain yang tepat untuk berkembang," imbuhnya.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved