Lagu Mandar

Chord, Lirik Lagu Mandar Tenggang-Tenggang Lopi

Tenggang-Tenggang Lopi merupakan salah satu lagu populer di Mandar Sulawesi Barat (Sulbar). Bahkan di wilayah Sulawesi.

Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Jogja
ILUSTRASI-Lirik Lagu Mandar Beruq-Beruq 

TRIBUN-SULBAR.COM - Simak lirik lagu Mandar Tenggang-Tenggang Lopi dalam artikel berikut ini.

Tenggang-Tenggang Lopi merupakan salah satu lagu populer di Mandar Sulawesi Barat (Sulbar).

Bahkan di wilayah Sulawesi.

Lagu ini digunangan mengiringi Tarian 4 Etnis.

Versi original, Tenggang-Tenggang Lopi dinyanyikan oleh Meity Baan.

Seorang penyanyi asal Sulawesi Selatan.

Berikut lirik Tenggang-Tenggang Lopi

Tenggang-tenggang lopi
Lopinna ana’ koda
Ana’ koda ipan ja’ja
Ipan ja’ja uluanna

Uluanna lepa-lepa
Lepa-lepa lamballiwang
Lamballiwang di lallute
Mappadhottong tinja’na

Polea polealliwang
Natoanama’ tedong lotong
Tedong lotong takke tandu
Apa mokana ma’ande

Polea polealliwang
Natoanama’ tedong lotong
Tedong lotong takke tandu
Apa mokana ma’ande.

Kisah di balik lagu Tenggang-Tenggang Lopi.

Lagu ini diduga meceritakan kisah ketika terjadinya pelarian La Madukelleng dari tanah Wajo dan menyerang semenanjung Malaya, Kutai, Pagetan, Tanah Laut dan Paser.

Ketika La Madukelleng mencari pengikut menyisir pesisir tanah Mandar, perpindahan besar-besaran masyarakat Mandar di daerah Kota Baru dan Sangkulirang di Kalimantan Timur.

Akibat pengaruh ekspansi dari La Madukelleng ini, kalimat La lute di maknai sebagai kalimat Seberang Air, Lute memiliki kemiripan kalimat Kutai, atau dalam penyebutan Belanda menulis Kute.

Kerajaan Kutai memiliki penduduk serta pasukan yang beragam, seperti masyarakat Dayak yang non Muslim. Tedong Lotong takketandu di maknai binatang babi yang haram hukumnya jika dimakan, bukan kerbau yang berwarna hitam.(*)

sumber: attoriolong.com

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved