Berita Sulbar

Sulbar Kirim 500 Tukang Bersertifikat ke IKN, Akmal: Bukan Hanya Material Tapi Juga Tenaga

"Tapi kita kirim sumber daya manusia tukang yang memiliki kualifikasi yang berkualitas dan profesional," ungkap Akmal.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat memberikan sertifikat secara simbolis kepada peserta di Gedung Gadis Nusantara Jl Ratu Langi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Jumat (29/7/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Tukang se-Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti pelatihan dan sertifikasi di Gedung Gadis Nusantara, Jl Ratu Langi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu (27/7/2022) hingga Jumat (29/7/2022) tersebut diikuti 500 tukang.

Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal malik hadir menutup acara pelatihan dan sertifikasi tukang yang digagas oleh Dewan Pertukanan Nasional (DPN) Perkasa.

"Kita tidak hanya mengirim material ke IKN, tapi kita juga mengirim tenaga, IKN membutuhkan 60 ribu tukang," kata Akmal Malik, Jumat (29/7/2022) malam.

Sehingga, 500 tukang yang sudah bersertifikat akan dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebab, kata Akmal Sulbar tidak boleh menjadi penonton pembangunan IKN.

Baca juga: Perburuan Gelar Juara Dunia MotoGP 2022 Diprediksi Semakin Sengit di Sirkuit Silverstone

Baca juga: PSM vs Bali United Berakhir 2-0 untuk Laskar Pinisi, Juan Gayang: Bagusnya PSM Main, Menyerang Terus

Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat memberikan sertifikat secara simbolis kepada peserta di Gedung Gadis Nusantara Jl Ratu Langi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Jumat (29/7/2022).
Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik saat memberikan sertifikat secara simbolis kepada peserta di Gedung Gadis Nusantara Jl Ratu Langi, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Jumat (29/7/2022). (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

"Tapi kita kirim sumber daya manusia tukang yang memiliki kualifikasi yang berkualitas dan profesional," ungkap Akmal.

Orang nomor satu di Sulbar itu mengapresiasi DPN Perkasa dan seluru pengurusnya telah menggagas acara tersebut.

"Bukan hanya IKN, daerah kita sendiri rawan gempa. Jadi tenaga membangun daerah butuh bangunan bagus dan tentu butuh orang yang sudah bersertifikat," bebernya.

Ke depan setiap pembangunan di Sulbar harus menggunakan tenaga tukang yang bersertifikat.

"Ini wajib menggunakan tukang bersertfikat. Setiap pekerjaan bangunan dilakukan Dinas," ujarnya.

Ketua DPN Perkasa Sulbar, Muhammad Iswar Anwar menyampaikan ini langkah awal dilakukan DPN Perkasa.

"Mereka semua akan menjadi pekerja di IKN yang dibutuhkan 60 ribu pekerja. Kita akan membuat kegiatan sama dengan menghadirkan para tukang di Sulbar bersertifikat," ucapnya.

Dengan demikian, para tukang di Sulbar memiliki sertifikat yang resmi.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved