Berita Sulbar

Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia, Pj Gubernur: Awal Kebangkitan UMKM

"Kita berharap ini awal bagi pelaku UMKM untuk bangkit. Semua pelaku usaha butuh konsolidasi dulu secara internal dulu," kata Akmal.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Peluncuran Maskot dan Logo Gernas BBI di panggung utama di Anjungan Pantai Manakarra Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Akmal Malik mengatakan, peluncuran Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) momentum intropeksi diri.

Apakah, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sulbar sudah siap masuk platfon digital.

Apalagi, pencanangan Gernas BBI kerjasama Bank Indonesia dengan diapresiasi Kemendikbud Ristek dan Kemenko Marves.

"Kita berharap ini awal bagi pelaku UMKM untuk bangkit. Semua pelaku usaha butuh konsolidasi dulu secara internal dulu," kata Akmal.

Mulai, membenahi tata kelola bisnisnya, benahi mangemennya, hingga benahi promosinya. Sehingga bisa bersaing secara nasional.

"Sekarang kita punya digitalisasi dan media yang bisa setiap saat melakukan promosi, kesempatan ini kita ambil, jangan pernah berkecil hati bahwa kita berada di remot area, tapi kita memiliki orang-orang yang kuat komitmennya," ungkap Akmal.

Baca juga: Kejati Sulbar Limpahkan Kasus Andi Dodi Hermawan ke Pengadilan Negeri Mamuju, Tunggu Jadwal Sidang

Baca juga: Peluncuran Maskot dan Logo Gernas Tanda Mulainya Gema dan Gernas BBI Sulbar

Peluncuran Maskot dan Logo Gernas BBI di panggung utama di Anjungan Pantai Manakarra Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar.
Peluncuran Maskot dan Logo Gernas BBI di panggung utama di Anjungan Pantai Manakarra Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar. (Tribun Sulbar / Hablu Hambali)

Saat ini, belanja daerah ada Rp 600 miliar. Paling tidak, lanjut Akmal 50 persen anggaran itu melibatkan UMKM.

"Tinggal UMKM harus rajin berkomunikasi, rajin membaca kebutuhan pasar. Jangan OPD butuh lain solusinya lain pula," ujarnya

Terutama, mampu membaca kebutuhan masyarakat Sulbar.

Perlu, diklasifikasi dan kolaborasi semua pihak agar UMKM bisa diterima masyarakat.

"Jadi tinggal saya minta OPD memetakan UMKM yang sudah bisa masuk platfon digital," tandasnya.

Diketahui, peluncuran awal Gernas BBI turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Teknologi RI Kiki Yuliati dan perwakilan Kemenko Marves.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved