Berita Pasangkayu

Idap Tumor Ganas, Balita 4 Tahun di Desa Baras Pasangkayu Butuh Bantuan

Sulfia ibu kandung Muhammad Fadli mengatakan, saat ini tidak bisa berbuat banyak selain pasrah karena kondisi karena terkendala dengan kondisi ekonomi

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Kondisi memprihatinkan dialami Muhammad Fadli, mengidap penyakit tumor saat terbaring di rumahnya di Kecamatan Baras Pasangkayu, Kamis (28/7/2022). Foto ini sengaja kami blurkan 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Seorang balita laki-laki bernama Muhammad Fadli (4), warga Dusun Kapohu, Desa Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan mengidap penyakit tumor ganas.

Kondisinya kian memprihatinkan karena belum mendapat penanganan medis.

Asril (28) dan Sulfia (25), ayah dan ibu Muhammad Fadli adalah seorang buruh sawit (pemanen) di daerah itu.

Saat ini, Muhammad Fadli dan orang tuanya numpang tinggal di rumah neneknya di wilayah Kecamatan Baras.

Open donasi untuk adik Muhammad Fadli, ramai dibagikan di media sosial.

Sulfia ibu kandung Muhammad Fadli mengatakan, saat ini tidak bisa berbuat banyak selain pasrah karena kondisi karena terkendala dengan kondisi ekonomi untuk biaya pengobatan sang buah hati.

Upaya pengobatan sempat dilakukan namun menemui jalan buntu karena tidak memiliki biaya yang cukup.

“Kami sudah ke Palu, dan sempat dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar, biaya hanya habis di jalan anak kami belum mendapat penanganan,” ucap Sulfia, saat dihubungi, Kamis (28/7/2022).

Dikatakan dalam perjalannya, saat di RS Wahidin Makassar, ia kesulitan akses mendapat ruangan perawatan hingga menunggu selama 3 minggu.

Karena terlalu lama menunggu, dan biaya perongkosan sudah habis maka Sulfia dan keluarganya memutuskan kembali ke Baras.

“Sekarang kami di rumah, nanti setelah ada dana saya bawa lagi ke Rumah Sakit,” ucapnya.

Diceritakan, awalnya ia dan suaminya mengira kalau hanya benjolan biasa muncul di bagian leher sang anak.

“Sekarang ini, muncul lagi benjolan serupa di bagian kening, makanya kami khawatir,”ucapnya.

Sulfia, berharap ada bantuan dari pemerintah untuk penanganan anaknya yang kini terbaring lemas.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved