Berita Pasangkayu

SDN Saluwira Pasangkayu Kekurangan Guru, Butuh Tambahan 4 Guru Kelas dan 1 Guru Kesehatan Jasmani

Sementara data yang sempa dihimpun Tribun-Sulbar.com dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olaharaga (Disdikpora) Pasangkayu kurang 700 guru

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Ilham Mulyawan
Egi Sugianto/Pasangkayu
SDN Saluwira, Dusun Leli Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kabupaten pasangkayu 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Proses Pembelajaran Tatap muka (PTM) di SDN Saluwira, Dusun Leli Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kabupaten pasangkayu mulai berjalan bersamaan sekolah-sekolah lainnya.

Namun, di sekolah itu ternyata masih kekurangan tenaga pengajar.

Kepala Sekolah SDN Saluwira, Sitti Aisyah mengaku belum bisa memaksimalkan proses belajar tatap muka secara baik, akibat kekurangan guru ini.

Dikatakan, hingga memasuki tahun jaran baru 2022-2023, SDN Saluwira telah menampung sebanyak 88 siswa.

Sementara tenaga pengajar dari kalangan Aparatur Sipil negara (ASN) hanya 3 orang, dibantu 1 orang guru guru PPPK dan 5 orang honorer.

“ASN yang hanya 3 orang tentunya belum memenuhi standar dalam mengoptimalkan proses belajar mengajar,” kata Sitti Aisyah, ditemui di sekolahnya, Rabu (27/7/2022).

"Idealnya kami masih butuh guru kelas 4 orang dan 1 guru penjaskes," jelasnya lagi.

Sementara data yang sempa dihimpun Tribun-Sulbar.com dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olaharaga (Disdikpora) Pasangkayu, saat Kabupaten Pasangkayu kekurangan sekitar 700 guru.

Data kekurangan Tenaga Pengajar yakni dari 184 sekolah yang tersebar di 12 kecamatan se Kabupaten Pasangkayu.

Dari 184 sekolah tersebut, terdiri 135 di Sekolah Dasar (SD) dan sebanyak 49 sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).


Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved