Bank Syariah

Ini Perbedaan BSI dengan Bank Konvensional Menurut Branch Manager Dwipry Andica

Branch Manager BSI Mamuju Dwipry Andica menyebut BSI memiliki dewan pengawas syariah yang selalu mengontrol.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Mamuju Dwipry Andica saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com dalam program The Leaders di studio Tribun-Sulbar.com Jl Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (26/7/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Mamuju Dwipry Andica membeberkan perbedaan BSI dengan Bank Konvensional.

Hal tersebut, disampaikan saat hadiri podcast Tribun-Sulbar.com dalam program The Leaders di studio Tribun-Sulbar.com Jl Martadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Selasa (26/7/2022).

"Bank konvensional bersifat bebas nilai, atau tidak terikat dan terpaku pada nilai satu agama tertentu. Sementara bank syariah memiliki orientasi pada usaha-usaha yang halal menurut Islam," kata Andica.

Andica menyebut BSI memiliki dewan pengawas syariah yang selalu mengontrol.

Selanjutnya, bicara akad di BSI banyak akadnya, apalagi soal produknya.

"Kalau di bank konvensional mungkin satu akadnya, tapi di BSI kita lihat dulu tujuannya. Misalnya mau beli kendaraan tentu kita pakai akad jual beli," ungkap Andica.

Sehingga, transaksi sesuai dengan tujuannya.

Sedangkan, bicara keuntungan bank konvensional menerapkan sistem bunga yang ditentukan berdasarkan persentase besarnya simpanan atau pinjaman yang dimiliki oleh nasabah.

Bunga yang diperoleh dari dana tabungan tentu menjadi keuntungan yang dapat dinikmati oleh nasabah, sementara bunga yang diterapkan pada pinjaman, di sinilah bank mencari keuntungan atas jasa perbankan yang telah mereka hadirkan.

"Kalau kita penyaluran bantuan pembiayaan harus berdasarkan konsep syariah," bebernya.

Dia mencontohkan saat ada nasabah ingin membeli rumah.

Jika ada permasalahan maka nasabah akan mengeluh ke devoloper.

"Tapi kalau nasabah menggunakan bank syariah, maka jika rumah itu bermasalah maka nasabah complainnya ke BSI bukan lagi ke devoloper," ujarnya.

Selain itu, BSI itu menerapkan keterbukaan tidak ada kata menduga-duga.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved