Berita Majene

Kantor Retak, Layanan Kantor Lurah Tande Majene Pindah Sementara ke Gedung KUD Lasse Bambang

Adapaun proses pelayanan akan dioptimalkan kembali setelah penataan dan pembersihan tempat baru tersebut.

Penulis: Masdin | Editor: Ilham Mulyawan
masdin/Tribun-Sulbar.com
jalan retak di depan kantor lurah Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Retak juga terjadi pada dingin dan lantai kantor lurah sehingga tidak bisa difungsikan lagi. 


TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Fenomena tanah bergerak terjadi di Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Fenomena ini berdampak pada retaknya jalan, rumah warga hingga kantor pemerintahan setempat.

Pantaun Tribun-Sulbar.com, kantor lurah di Lingkungan Limboro Barat tersebut rusak parah.

Baca juga: BPBD Majene Akan Gandeng Unsulbar Kaji Fenomena Tanah Bergerak di Tande

Baca juga: Fenomena Tanah Bergerak di Tande Majene, Rumah Warga dan Jalan Retak

Terlihat dinding beton di sisi depan retak memanjang dari lantai naik ke atas plafon.

Retakan juga  terjadi pada lantai kantor baik di dalam dan luar ruangan.

Akibat kondisi itu, aktivitas di kantor lurah dipindahkan sementara ke gedung Koperasi Unit Desa (KUD) Lasse Bambang.

Retakan akibat tanah bergerak di Kantor Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (19/7/2022).
Retakan akibat tanah bergerak di Kantor Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (19/7/2022). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Sekretaris Lurah Tande, Awaluddin mengatakan pemindahan barang telah dilakukan sejak Rabu (20/7/2022) hari ini.

"Hari ini kita sudah pindah kantor dari kantor yang lama, untuk sementara kami pakai BUD yang ada di Kelurahan Tande ini," ujarnya saat diwawancara di KUD Lasse Bambang.

Kata Awaluddin, pemindahan dari kantor lama tersebut karena sudah tidak aman ditempati.

"Kantor lama tidak lagi memungkinkan untuk ditempati di sana, mengingat kondisi itu sudah rusak parah akibat pergeseran tanah," tambahnya.

Adapaun proses pelayanan akan dioptimalkan kembali setelah penataan dan pembersihan tempat baru tersebut.

"Insyaallah besok kita sudah bisa melakukan pelayanan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, terjadi fnomena tanah bergerak di Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Salah satu warga Tante, Syahid menuturkan, fenomena itu berdampak pada rumah warga, fasilitas umum hingga akses jalan di daerah tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved