Rizieq Shihab Bebas

Habib Rizieq Shihab Bebas Bersyarat, Sufmi Dasco Ahmad: Sudah Sesuai Ketentuan

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan sangat menyambut hangat kebebasan Habib Rizieq.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Hablu Hambali
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Hotel Maleo Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar saat hadiri deklarasi Gerindra Sulbar mendukung Prabowo Subianto maju di Pilpres 2024 mendatang, Rabu (20/7/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Mantan Imam Besar Imam Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) hari ini, Rabu (20/7/2022) pagi, dibebaskan bersyarat seusai menjalani masa hukumannya sejak Desember 2020.

Habib Rizieq Shihab diketahui selama ini menjalani masa penahanan sejak 12 Desember 2020.

Menanggapi, kebebasannya Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan sangat menyambut hangat kebebasan Habib Rizieq.

"Habib Rizieq kan dibebaskan bersyarat dan waktunya juga sesuai. Termasuk sudah sesuai ketentuan untuk bebas," kata Dasco secara singkat, saat ditemui di Hotel Maleo Jl Yos Sudarso, Kecamatan Mamuju, Mamuju, Sulbar saat hadiri deklarasi Gerindra Sulbar mendukung Prabowo Subianto maju di Pilpres 2024 mendatang, Rabu (20/7/2022).

Dirinya belum membahas secara panjang terkait kebebasan Habib Rizieq Shihab.

Sebelumnya, Kordinator Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Rika Aprianti menjelaskan, Habib Rizieq Shihab menjalani pembebasan bersyarat pada Rabu (20/7/2022) setelah menjalani pidana sejak 12 Desember 2020.

"Tadi jam 6.45 WIB, yang bersangkutan ( Habib Rizieq Shihab) mendapatkan Pembebasan Bersyarat," jelas Rika Aprianti kepada Tribunnews.com.

Menurut Rika Apriyanti, HRS telah memenuhi syarat mendapatkan pembebasan bersyarat.

Rika Aprianti menyampaikan masa percobaan bebas bersyarat Habib Rizieq sampai per 10 Juni 2024

"Bahwa yang bersangkutan telah memenuhi syarat administratif dan substantif untuk mendapatkan hak remisi dan integrasi sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 117) , " jelas Rika Apriyanti.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved