Berita Pasangkayu

86 Hewan Ternak di Pasangkayu Mati, 81 Sapi Dipastikan Terinfeksi Virus Jembrana

“Sekarang belum ada obat untuk jembrana, yang bisa dilakukan hanya memberikan suntikan vitamin ke hewan ternak,” paparnya.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun Sulbar / Egi Sugianto
Sapi warga yang mati secara mendadak di area afdeling kilo Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya Pasangkayu , Sabtu (16/7/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasangkayu, memperbaharui laporan data kematian ternak sejak adanya dugaan penyebaran virus Jembrana di daerah ini.

Sampai saat ini, total data kematian hewan ternak sapi di Kabupaten Pasangkayu termasuk di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya sudah mencapai 86 ekor.

Sebelumnya, dilaporkan untuk kematian ternak sapi yang diduga terpapar jembrana kisaran 40 sampai 50 ekor.

Tidak hanya sapi, kematian ternak lainnya juga didata di Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu.

Data terbaru, hari ini Selasa 19 Juli 2022, dilaporkan ada satu ekor kambing dan empat ekor ternak babi yang mati.

Baca juga: Strategi Perang Robert Rene Arungi Liga 1 2022, Semisi Raih Double Winner di Akhir Musim

Baca juga: Fenomena Tanah Bergerak di Tande Majene, Rumah Warga dan Jalan Retak

Sapi warga yang mati secara mendadak di area afdeling kilo Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya Pasangkayu , Sabtu (16/7/2022).
Sapi warga yang mati secara mendadak di area afdeling kilo Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya Pasangkayu , Sabtu (16/7/2022). (Tribun Sulbar / Egi Sugianto)

“Untuk data umum, sampai hari ini (Selasa 19/7/2022) sudah ada sekitar 86 ekor ternak mati di Pasangkayu,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasangkayu, Abdul Gafur, Selasa (19/7/2022).

Dikatakan kematian hewan ternak di Desa Makmur Jaya, Kecamatan Tikke Raya dipastikan positif virus Jembrana.

Hal itu dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaandan penelitian bangkai ternak yang sempat dikirim ke Balai Besar Veteriner Maros Sulawesi Selatan.

“Hasil, satu ekor sampel yang dikirim ke Maros itu positif jembrana,” sebut Gafur.

Disampaikan, sampel yang dikirim dan ternak-ternak sapi yang mati khususnya di Desa Makmur Jaya Pasangkayu memiliki ciri-ciri yang sama.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved