Berita Mamuju

Vaksin Booster Jadi Aturan Baru Penerbangan di Bandara Tampa Padang Mamuju

"Sudah mulai kemarin, yang baru vaksin dua umur di atas 18 tahun wajib menunjukkan tes antigen," kata Rahma.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Rahma
Suasana Bandara Tampa Padang Mamuju, Sulbar, terlihat penumpang menuju pesawat, Jumat (15/7/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Vaksin Booster kembali menjadi syarat terbaru perjalanan udara di Bandara Tampa Padang Mamuju.

Aturan tersebut mulai diberlakukan pada Minggu 17 Juli 2022 kemarin.

Staf Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Makassar Wilayah Kerja Tampa Padang Mamuju, Rahma, mengatakan, Vaksin Booster tersebut masih diberikan kebijkan bagi penumpang yang sudah vaksin dua.

"Sudah mulai kemarin, yang baru vaksin dua umur di atas 18 tahun wajib menunjukkan tes antigen," kata Rahma saat dihubung Tribun-Sulbar.com, Senin (18/7/2022).

Baca juga: Akmal Malik Minta BPKP Lebih Tajam Menguliti Akuntabilitas Pemerintah Daerah di Sulbar

Baca juga: Damkar Mamuju Evakuasi Ular Berbisa dari Dalam Rumah Warga di Jl RE Martadinata

Pihak Bandara Tampa Padang Mamuju juga menyediakan klinik bagi penumpang yang ingin melakukan tes antigen.

Sementara, bagi penumpang umur enam sampai 17 tahun hanya wajib menunjukan vaksin dosi dua dan tidak perlu diperiksa.

"Cukup memperlihatkan aplikasi PeduliLindungi ke petugas bandara," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk umur enam tahun yang baru vaksin dosis satu maka wajib melakukan tes swab PCR.

Diketahui, Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi baik di dalam negeri maupun luar negeri di Masa Pandemi Covid-19, yang mulai berlaku pada 17 Juli 2022.

Untuk perjalanan dalam negeri, Kemenhub menerbitkan sebanyak 4 (empat) SE yaitu: SE No. 68 (transportasi laut), SE No. 70 (transportasi udara), SE No. 72 (perkeretaapian), SE No. 73 (transportasi darat). Sementara untuk perjalanan luar negeri, Kemenhub menerbitkan sebanyak 3 (tiga) SE yaitu: SE No. 69 (transportasi laut), SE No. 71 (transportasi udara), dan SE No. 74 (transportasi darat).

SE tersebut secara umum mengatur Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved