Berita Mamasa

SMKN 1 Aralle Mamasa Disegel Tukang, Akmal Malik Langsung Bayar Utang Pakai Uang Pribadi

Penjabat Gubernur Akmal Malik harus mengeluarkan uang pribadinya sebesar Rp 8 juta membayar upah tukang pembangunan SMKN 1 Aralle Mamasa.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Humas Pemprov Sulbar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Muhammad Natsir saat mendampingi Pj Akmal Malik kunjungan di Kabupaten Mamasa, Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemprov Sulbar warning para kontraktor yang bermain-main pada proyek pekerjaan di Sulbar.

Setelah, adanya kejadian penyegelan di SMKN 1 Aralle di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Buntutnya, Penjabat Gubernur Akmal Malik harus mengeluarkan uang pribadinya sebesar Rp 8 juta membayar upah tukang.

"Alhamdulillah pak Gubernur sudah selesaikan hutang rekanan kepada tukang dan pemilik material. Karena sekolah ini kebutuhan rakyat," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Muhammad Natsir, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (17/7/2022).

Karena jangan sampai masyarakat tidak simpati lagi pada program-program pemerintah.

Sehingga, tidak ada lagi kejadian serupa.

"Ke depan kita minta Bidang lebih diperketat pengawasannya kepada kontraktor," tandasnya.

Sebelumnya,Kontraktor pekerjaan Gedung SMK Negeri 1 Aralle tak menyelesaikan sangkutan dengan tukang pekerja dan ganti rugi material.

Akibatnya, gedung yang telah selesai dikerjakan itu akhirnya disegel oleh kepala tukang dan pemilik material, hingga sisa upah mereka dibayarkan.

Hal ini membuat Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Akmal Malik meninjau sekolah tersebut pada Sabtu (16/7/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved