OPINI

Pengesahan Pernikahan Beda Agama, Apakah Atas Nama Kebebasan?

an pernikahan beda agama memang tidak legal di Indonesia. Terkait dosa dan larangan agama ya kembali kepada pribadi yang menjalankannya.

Editor: Ilham Mulyawan
Hamsinah Malik fo Tribun Sulbar
Hamsina Halik, Pegiat Literasi Revowriter 

Ini adalah bukti nyata bagaimana liberalisme semakin menjauhkan umat Islam dari agamanya sendiri.

Umat Islam semakin rapuh.

Pemikiran, perasaan, dan hukum-hukum yang mengatur mereka bersumber dari sistem yang liberal ini.

Sedikit demi sedikit, Islam dicabut dari diri mereka.

Hingga tersisa hanya beridentitaskan Islam, namun kepribadian tak menunjukkan layaknya seorang muslim.

Oleh karena itu, umat seharusnya segera sadar bahwa tak ada yang bisa diharapkan dari sistem sekuler liberal ini. Dan bersegera kembali kepada aturan-aturanNya. Ancaman kerusakan generasi kian nyata di depan mata.

Keluarga sebagai bangunan pertama dalam mendidik generasi, jika akidahnya sudah rapuh sejak awal, maka sudah bisa ditebak kemana arah generasi akan datang.

Sebab, dalam sistem sekuler saat ini, jangankan keluarga bahkan salat pun bisa terancam. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

"Sungguh, simpul-simpul Islam akan terlepas satu demi satu. Setiap kali satu simpul terlepas, orang-orang bergantung pada simpul berikutnya. Yang pertama terlepas adalah al-hukm (pemerintahan/hukum) dan yang terakhir adalah shalat.” (HR Ahmad).

Wallahu a'lam.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved