Opini

Pengesahan Pernikahan Beda Agama, Atas Nama Kebebasan?

Sebelumnya, pencatatan pernikahan keduanya ditolak oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya.

Editor: Nurhadi Hasbi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Hamsina Halik, Pegiat Literasi Revowriter 

Oleh: Hamsina Halik
Pegiat Literasi Revowriter

"Satu keyakinan saja, kadang kita berbeda. Apatah lagi beda keyakinan."

Begitulah respon secara umum bagi siapapun terkait pernikahan pasangan beda agama.

Dari akarnya saja sudah sangat jauh berbeda. Apalagi cabang-cabangnya.

Ini sama halnya ketika ingin menyandingkan demokrasi dan Islam.
Sampai kapan pun tak akan bisa disatukan. Meski berbagai macam dalih telah dilontarkan oleh para pengusungnya.

Di lansir dari kompas.com pada 21/06/2022, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengabulkan permohonan pernikahan beda agama yang diajukan pasangan berinisial RA dan EDS.

Sebelumnya, pencatatan pernikahan keduanya ditolak oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya.

Humas PN Surabaya Suparno mengatakan, pasangan ini menikah pada Maret 2022 sesuai agama masing-masing.

Namun, pencatatan pernikahan keduanya ditolak Disdukcapil Surabaya.

Sungguh sangat disayangkan keputusan yang diambil oleh PN Surabaya ini.Bahkan, di salah satu laman sosial, isu ini pun menjadi pembicaraan hangat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved