Berita Majene

Pasca Lebaran, Harga Ayam di Majene Mulai Turun, Sempat Rp 85 Ribu Per Ekor

Meski harga sudah turun, namun lanjutnya, daya beli masyarakat tidak signifikan.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Budiman penjual ayam potong di Pasar Sentral Majene saat ditemui Tribun-Sulbar.com, Rabu (13/7/2022). Harga ayam mulai turun namun belum di harga normal. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Tiga hari setelah Lebaran Idul Adha 1443 H, harga sejumlah bahan di Pasar Sentral Majene mulai turun.

Ayam potong yang saat ini dijual dengan harga Rp 70 ribu per ekor.

Pedagang ayam potong, Budiman mengaku, sebelum lebaran hingga hari lebaran harga ayam sempat tembus harga Rp 85 ribu.

"Sudah turun. Sekarang Rp 70 ribu untuk ayam berat 2,5 kg," ujar Budiman kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (13/7/2022).

Kendati demikian, kata Budiman, harga tersebut masih belum normal.

"Normalnya biasa Rp 65 ribu satu ekor pak," bebernya.

Meski harga sudah turun, namun lanjutnya, daya beli masyarakat tidak signifikan.

Hal tersebut menurutnya, juga disebabkan masyarakat masih memiliki stock daging kurban di rumah.

Selain ayam, harga cabai juga ikut turun di tiga hari pasca lebaran.

Salah satu pedagang cabai, Rohania mengatakan harga cabai merah keriting dan besar sekarang Rp 70 ribu per kilogram.

Diketahui, sebelum lebaran Idul Adha 1443 H harga cabai mencapai Rp 120 ribu per kg.

Kata Rohania, harga tersebut juga belum normal meski sudah ada penurunan.

"Masih mahal sementara ini, masih kurang stok masuk baru permintaan banyak karena bersamaan juga banyak acara," bebernya.

Ia berharap stok cabai kembali lancar agar harga bisa kembali stabil.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved