Berita Pasangkayu

Pasangkayu Kekurangan 18 Dokter Umum dan 8 Dokter Gigi

Saat ini jumlah dokter di Pasangkayu hanya 12 orang. Pasangkayu kekurangan 18 dokter umum dan kekurangan 8 dokter gigi.

Penulis: Egi Sugianto | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun-Sulbar.com/Egi Sugianto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, Samhari 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Selain kekurangan tenaga perawat, Kabupaten Pasangkayu juga kekurangan dokter.

Totalnya, Pasangkayu kekurangan 26 dokter umum dan dokter gigi.

Rinciannya, Pasangkayu kekurangan 18 dokter umum dan kekurangan 8 dokter gigi.

Informasi ini, disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pasangkayu, H Samhari SKM, terkait kondisi pelayanan kesehatan sejak dipercaya jadi Kadinkes.

Dikatakan, jumlah dokter umum di Pasangkayu saat ini yakni 12 orang. 

Sementara dokter gigi hanya 7 orang.

Para dokter ini bekerja memberikan pelayanan kesehatan di 15 Puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan SE Kabupaten Pasangkayu.

"Dokter umum kita kekurangan sekitar 18 dokter, begitu juga dokter gigi kita kekurangan sekitar 8 orang," katanya, saat ditemui sebelum menghadiri rapat Paripurna di DPRD Pasangkayu, Jalan Ir Soekarno Kelurahan Pasangkayu, Senin (11/7/2022).

Menurut Kadinkes, idealnya dokter umum bertugas di masing-masing Puskesmas melayani masyarakat yakni 2 orang dokter umum setiap Puskesmas.

Begitu juga dengan dokter gigi idealnya, 1 orang dokter di setiap Puskesmas.

"Secara total, kita kekurangan sekitar 198 tenaga kesehatan keselurahan. Termasuk dokter umum dan dokter gigi ini," jelasnya.

Kondisi kekurangan tenaga kesehatan ini, Samhari, mengaku telah mengusulkan ke Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk dicari dalam program pengangkatan PPPK.

"Kita sudah usulkan, cuma kembali lagi ke daerah karena ini akan ditanggung oleh daerah sendiri," katanya menjelaskan.

Kondisi kekurangan tenaga kesehatan ini, dialami di luar dari tenaga kesehatan yang ada di RSUD Ako Pasangkayu.

Masih, menurut Samhari, sejak di masanya ia memimpin Kadinkes Pasangkayu, Pemkab Pasangkayu sudah berupaya dengan mengontrak sekitar 12 dokter setiap tahunnya.

"Jadi selama ini, kita hanya kontrak setiap tahun. Begitu masa kontrak habis maka kita kontrak lagi," terangnya.

Informasi, kekurangan tenaga kesehatan ini, disampaikan agar nantinya menjadi perhatian pemerintah pusat dan daerah.

"Sehingga pelayanan kesehatan yang prima, yang terus kita gaung-gaungkan bisa terealisasi dengan maksimal," harapnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Egi Sugianto

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved