Selasa, 14 April 2026

Berita Polman

Guru SMK di Polman Ciptakan Oleh oleh Khas Mandar Manyang Mammis, Bisa Bertahan 17 Hari

Bahkan bisa bertahan sampai 17 hari, tanpa basi dan memabukkan, sehingga minuman ini sangat cocok untuk dijadikan oleh oleh.

Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Guru SMK di Polman Ciptakan Oleh oleh Khas Mandar Manyang Mammis, Bisa Bertahan 17 Hari
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Manyang Mammis hasil olahan seorang guru SMK di Kabupaten Polman. Manyang Mammis tampilkan di ajang Polewali Mandar Creative Fest 2022 di Pantai Babatoa, Campalagian, Selasa (5/7/2022) 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Seorang guru di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil menciptakan tuak manis atau Manyang Mammis yang mampu bertahan lama.

Tuak manis adalah minuman berasal dari bunga pohon aren yang disadap sehingga mengeluarkan tetesan air yang kemudian diolah menjadi tuak.

Kendalanya selama ini, Manyang Mammis tidak mampu bertahan lama.

Baca juga: Pelaku Ekonomi Kreatif Polman Unjuk Gigi di Polewali Mandar Creative Fest 2022

Rasanya bisa berubah menjadi pahit dan jika dikonsumsi berlebih akan menimbulkan efek memabukkan jika sudah tersimpang lama.

Namun di tangan Ridwan, salah satu guru SMK Limboro, tuak ini tidak lagi memabukka jika disimpang lama, melainkan memiliki cita rasa manis, dan baik untuk kesehatan.

Bahkan bisa bertahan sampai 17 hari, tanpa basi dan memabukkan, sehingga minuman ini sangat cocok untuk dijadikan oleh oleh.

Hasil olahnya pun sudah melalui uji laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), sehingga layak untuk dikonsumsi.

"Tidak ada bahan pengawetnya, karena sudah melalui uji dari balai POM ," kata Ridwan kepada tribun, Selasa (5/7/2022).

Produk Manyang Mammis racikan pria kelahiran 1970 ini, saat ini ditampilkan dalam ajang Polewali Mandar Creative Fest 2022 di Pantai Babatoa, Campalagian.

Manyang Mammis racikan dikemas dalam botol berukuran kecil.
Harganya pun sangat murah, hanya Rp 5 ribu per botol.

Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat (Sulbar) mengelar Polewali Mandar Creative Fest 2022 dengan tema Inovatif di Lantai Wisata Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Senin (4/7/2022).
Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Barat (Sulbar) mengelar Polewali Mandar Creative Fest 2022 dengan tema Inovatif di Lantai Wisata Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Senin (4/7/2022). (Tribun Sulbar / Hasan Basri)

Produk Manyang Mammis sendiri memiliki segudang manfaat.

Diantaranya bisa menambah stamina, memperlancar ASI,

Melancarkan sistem pencernaan, memberikan efek kehangatan dan kesegaran, menjaga kesehatan tulang.

Mengkonsumsi Manyang Mammis juga bisa menyembuhkan sariawan, menghilangkan stress, sebagai obat penenang,mengatasi sembelit dan obat tradisional untuk diabetes.

Warga Dusun Lambepanda, Desa Tammejarra, Kecamatan Balanipa ini mengaku tidak akan berhenti berinovasi.

Ia kembali akan mencoba berinovasi agar tuak manis atau Manyang Mammis bisa bertahan sampai tiga bulan. (san)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved