Pilpres 2024

KIB Belum Bahas Capres 2024, Airlangga: Kita Masih Bicarakan Visi Misi Fokusnya Disitu Dulu

Namun, Airlangga pernah menyampaikan, KIB memprioritaskan kader anggotanya sendiri untuk bisa diusung dalam Pilpres 2024.

Editor: Ilham Mulyawan
DPP Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memimpin langsung deklarasi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Pulau Kalimantan, Jumat (17/6/2022) malam. Deklarasi ini digelar bersamaan dengan rapat koordinasi teknis (rakornis) Partai Golkar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome. Dalam pidatonya, Airlangga menginstruksikan seluruh kader partai yang tergabung di KIB mendukung suksesnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). 


TRIBUN-SULBAR.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menekankan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sampai saat ini masih belum membahas sosok calon presiden.

Ia mengaku, baik Golkar, PAN, dan PPP masih dalam tahap membahas visi dan misi KIB kedepan.

“Kita masih akan ada pembahasan mengenai visi misi ke depan. Jadi masih akan membahas itu," kata Airlangga kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Bukan Figur, Kekuatan KIB Justru Ada Pada Kerja Lintas Sektoral dan Struktur

Namun, Airlangga pernah menyampaikan, KIB memprioritaskan kader anggotanya sendiri untuk bisa diusung dalam Pilpres 2024.

Ia menegaskan, banyak kader partai anggota KIB bisa dan layak diusung dalam kontestasi lima tahunan di Indonesia itu.

Sosok yang akan diusung nantinya bakal diumumkan jika sudah tiba waktunya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menuturkan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dibangun untuk membuat politik di Indonesia bebas dari politik identitas.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menuturkan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dibangun untuk membuat politik di Indonesia bebas dari politik identitas. (Golkar)

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini, KIB memiliki target jangka pendek dan jangka panjang untuk memberikan masukan terkait program-program pembangunan pemerintah.

Dalam jangka pendek KIB akan membahas mengenai program pembangunan yang sedang berjalan dan bagaimana melanjutkan program strategis nasional ke depan.

Sedangkan untuk jangka panjang, KIB akan membahas tantangan Indonesia untuk lolos dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.

Airlangga menegaskan, KIB bersifat inklusif sehingga membuka diri pada partai-partai lain yang ingin bergabung.

“Tidak terbatas pada partai parlemen saja melainkan partai nonparlemen,” ujarnya. Airlangga mengaku sampai saat ini komunikasi masih terus dilakukan partai-partai KIB dengan partai lain. Termasuk dengan partai nonparlemen.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved