Pemilu 2024

Ada Apa? Demokrat Nasdem dan PKS Gelar Pertemuan

DPD Nasdem Mamuju diwakili Sekertaris DPD Muh Fadli dan Ketua Bapilu Yudiaman Firusdi, sementara DPD PKS dihadiri langsung ketuanya, Hamar.

Penulis: Nurhadi Hasbi | Editor: Munawwarah Ahmad
Suraidah Suhardi
Hadir Ketua DPC Demokrat Mamuju, Suraidah Suhardi dan wakilnya Yuslifar, sementara DPD Nasdem Mamuju diwakili Sekertarisnya Muh Fadli dan Ketua Bapilu Yudiaman Firusdi dan PKS diwakili langsung ketua DPD, Hamar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Menindaklanjuti pertemuan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat(DPP), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Mamuju, menggelar pertemuan silatirahmi dengan pengurus DPD Nasdem dan PKS di Lepa-lepa Resto Grand Maleo Hotel Mamuju, Senin (4/7/2022).

Pertemuan berlangsung sederhana dihadiri langsung ketua DPC Demokrat Mamuju, Suraidah Suhardi bersama sekertarisnya Muh Yuslifar.

DPD Nasdem Mamuju diwakili Sekertaris DPD Muh Fadli dan Ketua Bapilu Yudiaman Firusdi, sementara DPD PKS dihadiri langsung ketuanya, Hamar.

Suraidah mengatakan baru-baru ini, Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh melakukan pertemuan dengan Ketua DPP Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

"Meski belum ada intruksi secara tertulis, tapi kami mendahului. Semoga koalisi bisa berjalan, baik di Pilpres nantinya maupun kita di daerah,"kata Suraidah kepada wartawan.

Meski saat ini belum diketahui siapa yang akan menjadi siapa, namun lanjut Ketua DPRD Sulbar itu, minimal bisa satu visi terlebih dahulu dalam membangun bangsa dengan berbagai latar belakang partai.

"Agar menyikapi permasalah bangsa ini kita bisa satu suara. Minimal kesepahaman itu dulu yang bisa kita bangun, sehingga hari ini saya mengundang teman-teman PKS dan Nasdem," ucap ibu tiga anak tersebut.

Politisi perempuan Demokrat tersebut berharap, Demokrat, PKS dan Nasdem ptetap bisa berkolaborasi dan berkoalisi untuk kepentingan rakyat.

"Meskipun Demokrat dan Nasdem dahulu berbeda kepentingan. Insyaallah ke depan kita bisa bersama-sama, karena politik itu dinamis, yang jelas kepentingan itu bisa kita pertemukan," tuturnya.

Sekertaris DPD Nasdem Mamuju menambahkan, terlepas dari perbedaan pandangan politik di masa Pilkada, namun dari hasil Rakernas Nasdem dia bisa melihat kemungkinan besar Nasdem, Demokrat, dan PKS ke depan akan berkoalisi.

"Memang kepentingan politik di partai masing-masing pasti ada, itulah pentingnya pertemuan seperti ini untuk mempertemukan kepentingan itu dalam menghadapi perhelatan politik ke depan," kata Anggota DPRD Mamuju itu.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Hamar menyambut baik pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan seperti ini dapat menentukan sebuah kebijakan politik untuk kebaikan daerah dan bangsa Indonesia.

"Memang hari ini partai politik dalam proses membangun visi yang sama, mulai dari tingkat DPP hingga ke bawah, tujuannya agar bisa berkolaborasi sehingga bisa bersama-sama membangun negeri ini," ucapnya.

Lanjut Hamar, meski saat ini belum ditentukan siapa yang menjadi siapa namun harapannya ke depan ketiga partai tersebut bisa bersama-sama, berkolaborasi dalam penggung politik mulai dari tingkat pusat hingga ke daerah di tahun 2024 nanti.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved